Sorotan Khusus: Media Inggris Sebut Garuda 'Rival Besar' Australia di Kualifikasi Pildun 2026 Zona Asia

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 19 Maret 2025 | 22:47 WIB
Potret Laga Timnas Indonesia vs Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada September 2024 lalu. (Dok. PSSI)
Potret Laga Timnas Indonesia vs Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada September 2024 lalu. (Dok. PSSI)

NARASIDATA.COM - Timnas Indonesia akan meladeni permainan Australia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Kamis, 20 Maret 2025 pukul 16.10 WIB. 

Kedua tim bersaing ketat di papan klasemen sementara Grup C. Australia di urutan ke-2 dengan 7 poin, tepat di atas Indonesia yang berada di peringkat ke-3 dengan raihan 6 poin.

Media Inggris, The Guardian menyoroti Garuda (julukan Indonesia) akan menyulitkan Socceroos (julukan Australia) berkat kehadiran pemain-pemain naturalisasi.

Baca Juga: Keluarga Vadel Badjideh Ingin Berdamai dengan Nikita Mirzani dan Cabut Laporannya: Kami Bakal Cari Jalannya

Jelang duel panas itu, Indonesia dinilai sebagai rival atau pesaing besar Australia setelah penampilan impresif di Ajang Kualifikasi Pildun 2026 Zona Asia.

"Indonesia menjadi rival terbesar Australia di Asia," begitu pernyataan The Guardian dalam artikel yang tayang pada Rabu, 19 Maret 2025.

Hal itu menjadi salah satu alasan Garuda dapat mengimbangi Socceroos yang juga dipenuhi para pemain yang berkarier di Benua Biru.

Baca Juga: Petugas Pajak Meninggal Dunia, Netizen Sebut karena Kelelahan Mengurus Coretax

"Program naturalisasi besar-besaran tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti," tutur The Guardian.

"Dengan para pemain yang hingga kini masih menuju kedutaan besar Indonesia di Eropa, hampir setiap bulan," tambahnya.

Lebih lanjut, The Guardian menyebut para pemain yang bersaing dalam laga Australia vs Indonesia di Kualifikasi Pildun 2026.

Baca Juga: Baim Wong Murka karena Paula Verhoeven Diduga Menggampangkan Masalah Uang, Mantan Asisten Akui Sering Ubah Bon Belanjaan Paula

"Para pemain Australia seperti Tim Cahill, Mark Viduka, dan Harry Kewell terkenal sejak tahun 2006 ketika Australia merajai sepak bola di Asia," sebut The Guardian. 

"Kurang dari dua dekade kemudian, Indonesia datang ke Sydney dengan lebih banyak pemain yang berbasis di Eropa daripada tuan rumah," sambungnya.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X