Petarung MMA Kritik Pedas Wali Kota Pematangsiantar di Atas Ring, Sindir Ucapan Tak Ada Atlet Bisa Kaya

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 17 Juni 2025 | 21:05 WIB
Momen petarung MMA Ronald Siahaan menyampaikan kritik kepada Wali Kota Pematangsiantar di atas ring. (Instagram/ronald_siahaan_16)
Momen petarung MMA Ronald Siahaan menyampaikan kritik kepada Wali Kota Pematangsiantar di atas ring. (Instagram/ronald_siahaan_16)

NARASIDATA.COM - Seorang petarung Mix Martial Arts (MMA) Ronald Siahaan sedang ramai ramai diperbincangkan menyusul kritik tajam kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi. 

Petarung asal Pematangsiantar itu menyuarakan kekecewaannya atas sikap sang wali kota yang dianggap meremehkan perjuangan atlet lokal.

Dengan mengenakan ulos Batak bertuliskan “Pematangsiantar” di pundaknya, Ronald menyampaikan protes kerasnya di atas ring setelah dinyatakan menang dalam laga tersebut. 

Baca Juga: Istana Klaim Keputusan Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut di Tangan Pemerintah Pusat, Bukan Daerah

Ia menilai ucapan Wesly tidak hanya menyakitkan, tapi juga mencerminkan ketidakhormatan terhadap profesi atlet.

“Minggu kemarin yang lalu salah satu junior saya Ajai Pasaribu minta dukungan kepada pemimpin daerah bapak Wali Kota Pematang Siantar,” ujar Ronald usai menerima gelar juara, dikutip Senin 16 Juni 2025.

“Kecewanya saya mendengar bapak menyuruh atlet itu berhenti,” lanjutnya.

Baca Juga: Duduk Perkara Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut usai Kini Keputusannya Diambil Alih Presiden Prabowo

Ronald kemudian mengungkap pernyataan yang dilontarkan Wesly Silalahi kepada juniornya tersebut. 

"Bapak bilang tidak ada atlet jadi kaya mending kalian kerja di rumah saya," tegasnya, yang langsung disambut riuh penonton.

“Jujur saya sangat kecewa,” ucap Ronald dengan nada tegas.

Baca Juga: Cemaskan Serangan Balasan Iran, Pakar Keamanan Israel Beberkan Potensi Kota Tel Aviv Hancur Total

Tak berhenti di situ, Ronald pun menyerukan agar ucapan Wesly ditarik kembali. 

"Tolong kata-kata bapak cabut dalam-dalam dan tolong hargai atlet Indonesia," tutup Ronald.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X