otomotif

Mengupas Kelemahan dan Kelebihan Ban Hard Compound, Juara Daya Tahan di Jalanan

Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:15 WIB
Foto Ilustrasi - Ban hard compound memilki karakteristik kompon yang keras sehingga mempunyai umur pakai yang lama. (Freepik/freepik)

NARASIDATA.COM - Ban hard compound atau kompon keras merupakan salah satu jenis ban yang dijual di pasaran. 

Ban jenis ini memiliki jenis kompon paling keras di antara jenis lainnya sehingga memiliki daya tahan yang baik. 

Meski dikenal memiliki umur pakai panjang, namun di balik itu terdapat sejumlah kelemahan yang patut diperhatikan pengendara.

Baca Juga: Menilik Investasi Emas Online, Instrumen Kekinian yang Mengubah Cara Orang Menabung Emas

Salah satu masalah utama ban jenis ini adalah berkurangnya daya cengkeram pada suhu ekstrem. 

Ban jenis ini cenderung kehilangan traksi saat terjadi perubahan suhu drastis, baik dari panas ke dingin atau sebaliknya. 

Kondisi ini dapat menjadi risiko, terutama saat melintasi jalan basah atau saat cuaca berubah mendadak.

Baca Juga: Viral Struk Makan Pelanggan di Resto Diduga Kena Biaya Royalti Musik Rp29 Ribu

Selain itu, responsivitas kemudi pada ban hard compound juga dinilai kurang baik dibandingkan dengan jenis ban lain. 

Hal ini bisa membuat pengalaman berkendara terasa kurang nyaman, khususnya pada kecepatan tinggi atau ketika melakukan manuver tajam.

Waktu pemanasan ban ini pun relatif lebih lama  untuk mencapai suhu optimal agar mampu memberikan cengkeraman terbaik. 

Baca Juga: Bukan Sekadar Kosmetik, Ini Pentingnya Pelembap Wajah untuk Kesehatan Kulit

Situasi ini pun membuat performa di awal perjalanan, terutama pada cuaca dingin, terbilang kurang maksimal.

Adapun kelemahan lainnya ialah ketidakcocokan untuk balapan atau berkendara agresif karena daya cengkram yang dimiliki. 

Halaman:

Tags

Terkini