Kronologi Kejadian Diduga Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap saat Ramai Kasus Korupsi, Pertamina Bilang Begini

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 28 Februari 2025 | 21:44 WIB
Kilang Minyak Milik Pertamina di Cilacap. (instagram.com/pertamina_ru4)
Kilang Minyak Milik Pertamina di Cilacap. (instagram.com/pertamina_ru4)

NARASIDATA.COM - Di tengah kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Pertamina Patra Niaga, insiden kebakaran terjadi di Kilang Cilacap PT Pertamina (Persero) pada Kamis 27 Februari 2025.

Tim pemadam segera dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut guna mencegah dampak yang lebih luas.

Pjs Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Unit Cilacap Subholding Refining & Petrochemical, Sunaryo Adi, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di salah satu tangki yang berisi sisa sludge saat proses pembersihan tangki yang tidak aktif digunakan. 

Baca Juga: Selain Program Makan Gratis Tetap Jalan di Sekolah, Ada Ribuan Paket Takjil di Masjid Raya Bandung hingga Buat Penumpang Trans Jakarta

Menurutnya, pembersihan sludge merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk memastikan keandalan operasional dan keselamatan kilang.

"Ini untuk memastikan kondisi tangki sesuai standar operasional," ujar Adi dalam keterangan resminya pada Kamis, 27 Februari 2025.

Tim pemadam segera melakukan penyemprotan foam ke tangki dari berbagai arah untuk memadamkan api serta mendinginkan area sekitar guna mencegah kebakaran meluas.

Baca Juga: Sritex Tutup Per 1 Maret 2025, Bagaimana Nasib Pesangon dan Gaji yang Tertunda?

Adi menegaskan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah diterapkan secara ketat, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) dan pemantauan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko lebih lanjut.

Kondisi Masyarakat dan Kilang

Pertamina juga telah menginformasikan masyarakat sekitar mengenai kondisi yang terjadi. 

Baca Juga: Menanti Penasihat Teknis Garuda Jordi Cruyff Datang ke Jakarta, Kini Ada Rumor Hangat Soal Asisten Pelatih Anyar dari Media Belanda

Oleh sebab itu, Adi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena tim pemadam terus berupaya menangani situasi dengan maksimal.

"Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat, agar upaya pemadaman yang dilakukan bisa segera dapat menangani kejadian," tambahnya.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X