Kencangkan Ikat Sepatu, Dony Tri cs! Timnas Indonesia U-20 di Laga Kontra Uzbekistan Diprediksi Bakal Diuji Lewat Skema Bola Mati

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 15 Februari 2025 | 20:53 WIB
Potret Bek Timnas Indonesia U-20, Dony Tri Pamungkas. (Dok. PSSI)
Potret Bek Timnas Indonesia U-20, Dony Tri Pamungkas. (Dok. PSSI)

  1. Harus Bisa Antisipasi Bola Mati

Dalam laga kontra Iran, pertandingan perdana Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 itu sebenarnya diawali dengan cukup intens.

Kedua tim sama-sama langsung tancap gas untuk mencetak gol. Hal ini tampak dari gol pertama Iran ke gawang Indonesia dari skema bola mati.

Baca Juga: Programnya Dinilai Memiliki Banyak Sasaran, Sri Mulyani Putuskan Tidak Melakukan Pemangkasan pada Sektor KIP

Pemain Timnas Iran U-20, Hesam Nafari sukses membobol gawang Indonesia dengan tandukannya. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Iran pada menit ke-5.

Selain itu, Garuda Muda kembali kebobolan lewat skema bola mati pada menit ke-63, Iran berhasil mencetak gol kedua mereka setelah tendangan Esmaeil Gholizadeh masuk ke pojok kiri bawah gawang Indonesia.

Dua gol Iran ke gawang Indonesia U-20 itu berawal dari sepak pojok. Ini menandakan antisipasi bola mati menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Indra Sjafri sebagai pelatih Garuda Muda.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Akhir Karier Razman Arif dan Firdaus Oiwobo: Nggak Bisa Praktik Lagi

Kelemahan ini niscaya akan dieksploitasi Uzbekistan. Kondisi tidak solid pertahanan Indonesia dalam menahan serangan bola mati akan coba dijadikan senjata mematikan.

Jika Iran memaksimalkan sepak pojok, maka Uzbekistan mungkin lewat tendangan bebas. 

Eksekusi bola mati di sepertiga lapangan semacam itu merupakan salah satu kelebihan Uzbekistan U-20.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Renville Antonio hingga AHY hingga Kenangan Manis AHY saat Masih Kerja Bareng sang Bendum Demokrat Itu

 2. Jangan Lagi 'Telat Panas'

Kembali berkaca dalam laga kontra Iran U-20, pemain Timnas Indonesia memulai laga melawan Iran dengan lambat. 

Para pemain Garuda Muda tampil menunggu untuk membaca gaya permainan lawan. Hal ini dimanfaatkan Iran untuk menekan.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X