otomotif

Rahasia Umur Panjang Baterai Li-ion pada Mobil Listrik: Pahami Dulu Siklus Hidup dan Cara Merawatnya

Kamis, 7 Agustus 2025 | 21:40 WIB
Ilustrasi pengisian baterai mobil listrik. (Unsplash.com/@CUTTERSNAP)

Keunggulan baterai lithium-ion tidak berhenti di situ. Bobotnya yang ringan membuat mobil listrik dapat menempuh jarak lebih jauh dalam sekali pengisian, serta membantu meningkatkan efisiensi energi kendaraan secara keseluruhan.

Selain itu, baterai Li-ion memiliki tingkat self-discharge yang rendah. Artinya, baterai ini dapat mempertahankan daya lebih lama ketika tidak digunakan, sehingga lebih praktis dan efisien bagi pemilik kendaraan.

Keamanan juga menjadi salah satu kelebihan baterai lithium-ion karena tidak mengandung zat berbahaya bagi manusia. Sebagian besar baterai Li-ion dapat didaur ulang, sehingga mendukung konsep ramah lingkungan yang menjadi salah satu tujuan utama kendaraan listrik.

Baca Juga: Membangun Kesadaran Hukum Sejak Dini: Jaksa Mengajar di SMA Negeri 5 Solok Selatan

Cara Antisipasi Suhu Ekstrem

Meski memiliki banyak keunggulan, baterai lithium-ion tetap memiliki keterbatasan, terutama terhadap suhu ekstrem. Paparan panas atau dingin berlebihan dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai dan memperpendek umurnya.

Oleh karena itu, memahami cara merawat baterai, mulai dari pola pengisian yang tepat hingga menghindari kondisi suhu ekstrem, menjadi kunci dalam memperpanjang usia pakai baterai mobil listrik.

Baca Juga: Viral! Warga Cekcok dengan Satpol PP soal Dugaan Penyitaan Air Mineral Donasi

Mayoritas mobil listrik, seperti Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), menggunakan baterai lithium-ion sebagai sumber tenaga utama. 

Dengan pemahaman yang tepat tentang siklus hidup dan cara merawat baterai, pemilik mobil listrik dapat menikmati kendaraan yang lebih efisien, hemat biaya perawatan, dan tentunya lebih ramah lingkungan untuk jangka panjang.***

Halaman:

Tags

Terkini