Kata Walid Soal Serial Bidaah yang Viral di Berbagai Negara karena Adegan yang Berani

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 13 April 2025 | 08:03 WIB
Kata Pemeran Walid Soal Adegannya di Serial Bidaah yang Viral. (instagram.com/viumalaysia)
Kata Pemeran Walid Soal Adegannya di Serial Bidaah yang Viral. (instagram.com/viumalaysia)

NARASIDATA.COM - Serial drama religi Bidaah sukses menjadi perbincangan hangat di Malaysia sejak penayangannya pada 6 Maret 2025. 

Bukan hanya karena jalan cerita yang menyinggung topik sensitif, serial ini juga viral karena tokoh utamanya, Walid Muhammad Mahdi Ilman, ramai dijadikan meme di media sosial.

Sosok Walid, yang diperankan oleh aktor senior Faizal Hussein, merupakan pemimpin sekte sesat yang mengaku sebagai Imam Mahdi. 

Baca Juga: Pilu Keluarga Ikhlaskan Kepergian Eyang Titiek Puspa: Beliau Sering Bilang 'Aku Siap Dipanggil Sang Pencipta'

Cerita ini dengan cepat menyedot perhatian publik, apalagi dengan sejumlah adegan mencengangkan yang tak lazim dalam tayangan televisi Malaysia.

“Serial TV ini paling mendekati kenyataan karena menurut saya adegan-adegan dalam serial ini terinspirasi dari kejadian nyata,” kata Faizal seperti dikutip dari MStar.

Netizen pun menjadikan karakter Walid sebagai bahan parodi dengan membuat unggahan-unggahan lucu bernada misterius. 

Baca Juga: Update Perang Dagang AS vs China: Australia Tolak Ajakan Negeri Tirai Bambu untuk Lawan Tarif Resiprokal Trump

Salah satu tren yang paling populer adalah kalimat, "Pejamkan mata, bayangkan muka Walid." 

Kalimat ini menjamur di berbagai komentar unggahan media sosial, bahkan di luar konteks film, memancing rasa penasaran pengguna lain.

Efek viral ini tentu membuat serial Bidaah makin dikenal, bahkan melampaui batas penonton reguler serial religi. 

Baca Juga: Benarkah Sudah Menyerah? Lisa Mariana Tiba-tiba Ucap Maaf pada Atalia Praratya Tapi Minta Agar Masa Depan Anaknya Bagus

Banyak yang akhirnya menonton karena penasaran, bukan semata karena cerita, tapi juga karena viralitas karakternya.

Meski begitu, tak sedikit juga yang mengkritik adegan-adegan dalam serial ini, seperti sentuhan fisik antara karakter perempuan dan Walid, serta penggambaran hubungan intim dalam konteks sekte. 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X