NARASIDATA.COM- Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Denny Abdi, S.E., M.Si., melakukan serangkaian kunjungan strategis dalam rangka pulang kampung (mudik) ke Sumatra Barat, sekaligus menghadiri rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang.
Dalam kunjungannya, tokoh nasional asal Tarusan, Painan, Pesisir Selatan ini memfokuskan perhatian pada akselerasi investasi Kawasan Mandeh, kelanjutan proyek Tol Sicincin, hingga kolaborasi pendidikan antara Universitas Andalas (Unand) dan PT Hutama Karya (Persero).
Dorong Master Plan Mandeh Menjadi Perda untuk Tarik Investasi
Saat mengunjungi Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh atas undangan dari pemilik Pandan View Resort, Jack, Denny Abdi menekankan pentingnya kepastian hukum untuk menarik investor. Ia mendorong agar Master Plan Kawasan Mandeh segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) untuk kemudian direview kembali secara berkala.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi, Irman Gusman Dorong Kecamatan IV Koto jadi Kawasan Penyangga Wisata Bukittinggi
"Penguatan regulasi melalui Perda ini sangat krusial agar penyediaan material pembangunan bisa segera dieksekusi, sehingga investasi dapat masuk secara masif ke Kawasan Mandeh," ujar Denny, Sabtu, (6/6/2026).
Di sisi lain, Denny juga memberikan catatan kritis terkait pengelolaan pariwisata berbasis lingkungan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, pengelolaan sampah yang sarat tata kelola, serta penyediaan fasilitas toilet yang layak demi kenyamanan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pegiat Pariwisata Sumatra Barat, Nofrins Napilus, membenarkan agenda kunjungan tersebut. Nofrins menjelaskan bahwa kehadiran Sekjen Kemlu ke ranah minang sebenarnya dalam rangka menghadiri rentetan acara 100 Tahun Jam Gadang. Namun, momentum pulang kampung tokoh asli Tarusan ini dimanfaatkan untuk melihat langsung potensi wisata daerah.
​"Diajak ke Mandeh sebagai pegiat wisata Sumbar yang dulu ikut mempromosikan dan membesarkan isu Mandeh. Kemarin beliau diundang pemilik resort untuk nyobain nginap di sana. Kebetulan saya juga lagi di Padang, ya sekalian lah bareng-bareng jadinya, dan beliau kan memang asli Tarusan," ungkap Nofrins.
Akselerasi Tol Sicincin dan Pusat Studi Terowongan Unand-HK
Selain menaruh perhatian pada sektor pariwisata, Denny Abdi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Andalas (DPP IKA UNAND) turut mengawal kelanjutan proyek infrastruktur strategis nasional, yakni Jalan Tol Padang–Sicincin.
Sebagai langkah konkret sinkronisasi pembangunan dan dunia akademik, IKA Unand memfasilitasi penjajakan kerja sama strategis antara PT Hutama Karya (Persero) dan Universitas Andalas. Sinergi ini diinisiasi bersama Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) yang juga bertindak sebagai Ketua IKA Alumni Unand.
Kerja sama tersebut diproyeksikan untuk membangun Pusat Studi Teknologi Terowongan (Tunnel Technology Study Center) di kampus Unand. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat riset dan inovasi mutakhir dalam mendukung pembangunan infrastruktur modern, khususnya konstruksi terowongan jalan tol di medan berbukit seperti Sumatra Barat. **
Artikel Terkait
Perkuat Ekonomi, Irman Gusman Dorong Kecamatan IV Koto jadi Kawasan Penyangga Wisata Bukittinggi
Akselerasi Pariwisata Halal, 31.548 Sertifikat Terbit di 1.116 Desa Wisata Seluruh Indonesia