NARASIDATA.COM- Sebanyak 100 anak dari berbagai nagari di Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan, mengikuti khitanan massal gratis yang digelar di Kantor Camat Pauh Duo, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial ini merupakan buah kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Pauh Duo dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML).
Selain khitanan, acara ini juga diintegrasikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Pauh Duo. Langkah ini dilakukan guna mendukung program unggulan Bupati Solok Selatan dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit di tengah masyarakat.
Ketua Panitia dari SEML, M.Roza, menyampaikan bahwa aksi sosial ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan tenaga medis. Acara yang berlangsung semarak dengan kehadiran live music ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, tokoh adat (KAN), Kepala KUA, Bundo Kanduang, TP-PKK, hingga para Wali Nagari se-Kecamatan Pauh Duo.
Perwakilan PT SEML, Ahmad Taufik, mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme warga. Ia menegaskan bahwa program khitanan massal ini sudah menjadi agenda tahunan yang berkomitmen penuh pada kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah kerja perusahaan.
"Antusiasme yang luar biasa ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan program CSR yang berdampak nyata. Insya Allah, kegiatan ini akan konsisten kami gulirkan setiap tahun," ujar Ahmad Taufik.
Camat Pauh Duo, Pardianto Nono Irawandi, saat membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT SEML dan tim medis Puskesmas Pauh Duo. Menurutnya, kerja sama lintas sektor ini menjadi potret pelayanan publik ideal yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
"Kami berterima kasih atas kepedulian PT SEML dan kesiapan Puskesmas Pauh Duo. Layanan pemeriksaan gratis ini sejalan dengan visi Bupati Solok Selatan dalam meningkatkan derajat kesehatan daerah. Kami berharap kemitraan strategis ini terus berlanjut di masa depan," tutur Pardianto.
Apresiasi senada juga datang dari para orang tua peserta. Pasalnya, selain tidak dipungut biaya, setiap anak yang dikhitan membawa pulang: Satu setel pakaian muslim anak. Satu paket bingkisan menarik. Uang saku dari pihak penyelenggara.
"Kami sangat terbantu. Selain khitanan dan cek kesehatan gratis, anak-anak juga dipulangkan dengan bingkisan dan uang saku. Semoga agenda ini terus ada setiap tahunnya," ungkap salah seorang orang tua peserta dengan nada syukur.
Secara keseluruhan, proses khitanan yang ditangani langsung oleh tim medis Puskesmas Pauh Duo bersama aparatur kecamatan dan tim PT SEML ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kolaborasi ini membuktikan bahwa integrasi antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor kesehatan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. ***
Artikel Terkait
Wisudawati Terbaik ITB 93! Tiga Dekade Berkarya, Novi Imelly Konsisten Membangun Industri Properti
Dorong Resiliensi Ekonomi, Indonesia Jajaki Kebijakan Bebas Visa Baru di Pertemuan APEC