Mengintip Periode Newborn Baby, Ini 4 Hal yang Perlu Dicermati: Termasuk Perubahan Emosi sang Ibu

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:38 WIB
Ilustrasi bayi yang memasuki periode Newborn Baby. (Unsplash.com/ValleriaZoncoll)
Ilustrasi bayi yang memasuki periode Newborn Baby. (Unsplash.com/ValleriaZoncoll)

NARASIDATA.COM - Sebagai orang tua baru, sering kali muncul istilah yang terdengar asing ketika membicarakan tumbuh kembang bayi. Misalnya, kapan seorang anak bisa disebut newborn baby, infant, atau sudah masuk tahap toddler.

Memahami istilah ini penting agar orang tua lebih mudah menemukan informasi yang sesuai dengan perkembangan anak. Lantas, sampai usia berapa seorang bayi dikategorikan sebagai newborn baby?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), newborn baby atau berarti "bayi baru lahir" adalah anak yang usianya belum melewati 28 hari setelah kelahiran. 

Baca Juga: Viral Tangis Kecewa Drumband saat Momen HUT RI ke-80 di Jambi Gegara ASN yang Diduga Sengaja Putar Musik Kencang

Setelah periode tersebut, si kecil masuk ke fase infant yang berlangsung hingga usia 12 bulan. Meski begitu, para orang tua sering melihat perubahan besar pada bayi ketika memasuki usia 3 hingga 4 bulan. 

Di sisi lain, bayi mulai memiliki pola tidur yang lebih teratur, lebih peka terhadap lingkungan sekitar, dan frekuensi menangis pun mulai berkurang. Berikut ini 4 hal yang perlu dicermati saat bayi memasuki periode newborn baby:

  1. Perubahan Pola Tidur Bayi

Baca Juga: Viral Dugaan 3 WNI yang Nyaris Diculik Oknum Perdagangan Orang di Kamboja, Mulanya Dijanjikan Kerja Resto

Konsultan anak berlisensi LCSW, Gaby Wentworth menyebut pada bulan pertama, bayi tidur hampir sepanjang hari. Namun, seiring bertambahnya usia, waktu tidur mereka menjadi lebih singkat dan lebih teratur. 

“Bayi membutuhkan rutinitas tidur yang konsisten serta lingkungan yang tenang untuk mendapatkan kualitas tidur yang optimal,” jelas Gaby dilansir dari Parents pada Senin, 18 Agustus 2025.

  1. Frekuensi Menangis yang Tinggi

Baca Juga: Kado HUT RI ke-80: QRIS Terbang ke China hingga Jepang, BI Sebut sebagai Game Changer Sejak 6 Tahun Lalu

Menangis adalah cara utama bayi berkomunikasi. Pada fase newborn, tangisan bisa muncul karena lapar, merasa tidak nyaman, atau lelah. 

Parents melaporkan, banyak orang tua merasakan intensitas tangisan yang lebih sering muncul pada sore atau malam hari.

  1. Penyesuaian di Luar Rahim

Baca Juga: Fakta Terkini Pendaki Tewas di Kawasan Puncak Bawakaraeng dalam Rangka Peringati HUT RI ke-80

Setelah lahir, bayi harus menyesuaikan banyak hal sekaligus. Mulai dari sistem pernapasan, refleks menggenggam, hingga kulit yang masih sensitif. 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Jejak Ardi Andono Menjaga Nafas Badak Jawa

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:53 WIB

Battle Kuteks Under Rp10.000, Mana Paling Oke?

Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:50 WIB
X