Ukir Rekor Partisipasi Tertinggi di Sumbar, Andi Andrawan Tinggalkan Jejak Demokrasi di Solok Selatan

Photo Author
Azis Aspia Mukholik, Narasi Data
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:35 WIB
Ukir Rekor Partisipasi Tertinggi di Sumbar, Andi Andrawan Tinggalkan Jejak Demokrasi di Solok Selatan
Ukir Rekor Partisipasi Tertinggi di Sumbar, Andi Andrawan Tinggalkan Jejak Demokrasi di Solok Selatan

NARASIDATA.COM — Kabupaten Solok Selatan pernah mencatat sejarah sebagai daerah dengan tingkat partisipasi pemilih tertinggi di Sumatera Barat pada Pilkada 2020. Angkanya mencapai 81,66 persen, capaian yang menjadi bukti kuat tingginya kesadaran politik masyarakat sekaligus keberhasilan penyelenggaraan pemilu di daerah itu.

Di balik capaian tersebut, terdapat peran Andi Andrawan Putra, S.H.I., sosok yang selama satu dekade mengabdikan diri sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok Selatan.

Selama dua periode, sejak 2013 hingga 2023, Andi menjadi bagian penting dalam mengawal berbagai agenda demokrasi, mulai dari pemilu legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah.

Pada Pilkada 2020, saat banyak daerah menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kehadiran pemilih, Solok Selatan justru tampil sebagai yang tertinggi di Sumatera Barat. Keberhasilan itu tidak lepas dari strategi sosialisasi yang masif, pendekatan langsung kepada masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kala itu, Andi dipercaya memegang peran strategis sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM). Posisi tersebut menempatkannya di garda terdepan dalam membangun kesadaran pemilih serta memperkuat kualitas penyelenggara.

Dengan latar belakang Sarjana Hukum Islam (S.H.I.), Andi dikenal sebagai figur yang teliti, komunikatif, dan menjunjung tinggi integritas. Ia meyakini bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya diukur dari lancarnya pemungutan suara, tetapi juga dari tingginya keterlibatan masyarakat.

Berbagai langkah dilakukan selama masa tugasnya, mulai dari menggencarkan sosialisasi melalui media digital, radio lokal, hingga menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat agar informasi pemilu menjangkau seluruh lapisan warga.

Selain itu, ia juga memberi perhatian serius terhadap penguatan badan ad hoc seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dengan menanamkan pentingnya profesionalisme, netralitas, dan kesiapsiagaan selama tahapan pemilu berlangsung.

Kini, Andi Andrawan Putra tidak lagi menjabat di KPU. Namun capaian partisipasi pemilih tertinggi di Sumatera Barat pada Pilkada 2020 menjadi salah satu warisan penting yang dikenang dalam perjalanan demokrasi Solok Selatan.

Sebab dalam demokrasi, keberhasilan bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi juga seberapa besar rakyat percaya untuk datang dan menggunakan hak suaranya. ***

Editor: Azis Aspia Mukholik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jejak Ardi Andono Menjaga Nafas Badak Jawa

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:53 WIB

Battle Kuteks Under Rp10.000, Mana Paling Oke?

Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:50 WIB

Terpopuler

X