NARASIDATA.COM - Perjalanan profesional Yosdian Adi Pramono menunjukkan proses panjang yang ditempa langsung dari lapangan hingga ke tingkat strategis korporasi. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, ia menguasai berbagai aspek mulai dari keuangan, strategi bisnis, transformasi perusahaan, komunikasi, tata kelola, hingga pengembangan usaha. Kombinasi tersebut membuatnya dikenal sebagai sosok yang memahami rantai ekosistem pangan secara menyeluruh.
Dihubungi pada Kamis, 30 April 2026, diketahui karier Yosdian dimulai dari sektor perkebunan gula. Pengalaman awal ini menjadi fondasi penting dalam membentuk pemahamannya terhadap proses produksi serta berbagai tantangan operasional di tingkat hulu. Setelah itu, ia melanjutkan kiprah di industri alat kesehatan yang berada dalam naungan ID FOOD Group, dengan fokus pada pembenahan struktur bisnis, penguatan tata kelola, serta transformasi agar perusahaan lebih responsif terhadap dinamika pasar.
Perannya semakin terlihat saat ia dipercaya menangani transformasi PT Mitra Kerinci di Sumatera Barat. Di perusahaan perkebunan teh tersebut, Yosdian berkontribusi dalam meningkatkan performa bisnis, memperkuat pemasaran, mendorong produktivitas, serta meningkatkan daya saing.
Baca Juga: Bukan Jaksa Biasa! Cara Slamet Jaka Ubah Wajah Hukum di Purwokerto
Hasilnya, Mitra Kerinci berkembang menjadi salah satu kebun teh dengan tingkat produktivitas tertinggi di Indonesia dan menjadi contoh keberhasilan transformasi di lingkungan anak usaha BUMN pangan.
Selain itu, pengalamannya juga mencakup sektor perdagangan di anak perusahaan ID FOOD, khususnya dalam pengelolaan keuangan, sistem teknologi informasi, rantai pasok, hingga distribusi. Di tingkat holding, ia pernah mengemban berbagai peran penting, mulai dari Direktorat Keuangan hingga Sekretaris Korporasi. Ia juga terlibat dalam sejumlah program strategis seperti konsolidasi laporan keuangan, restrukturisasi finansial, implementasi sistem ERP, serta penguatan komunikasi perusahaan.
Saat ini, Yosdian menjabat sebagai SEVP Bisnis dan PSO ID FOOD. Dalam posisi tersebut, ia memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat portofolio usaha, mendukung penugasan pemerintah, serta memastikan peran ID FOOD sebagai BUMN pangan berjalan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan rekam jejak yang mencakup berbagai sektor, Yosdian dinilai sebagai figur yang konsisten dalam mendorong transformasi BUMN pangan nasional. Kiprahnya menunjukkan bahwa penguatan sektor pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan besar, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan yang memahami kondisi lapangan, mampu mengelola bisnis dengan baik, menjaga tata kelola, serta membangun kinerja secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. **
Artikel Terkait
SEML Salurkan Hibah Rp8 Juta di Rawang, Komitmen Bangun Generasi Emas Solok Selatan
Menyoal Perjuangan Pensiunan Guru Benhil, Benny Utama: Mediasi Solusi Terbaik
Bukan Jaksa Biasa! Cara Slamet Jaka Ubah Wajah Hukum di Purwokerto