news

Pemilihan Nama ‘Sabra’ dan 4 Fakta Lainnya yang Membuat Munculnya Ajakan Boikot Film Captain America: Brave New World

Kamis, 13 Februari 2025 | 10:10 WIB
Karakter Sabra yang kontroversial di Captain America: Brave New World. (Marvel)

NARASIDATA.COM - Film terbaru Marvel Studios, Captain America: Brave New World akhirnya menggelar penayangan premier di TCL Chinese Theatre, Los Angeles, California pada Selasa, 11 Februari 2025 waktu setempat.

Event world premiere film Captain America: Brave New World ini diwarnai aksi protes dari masyarakat pro-palestina.

Seruan memboikot film ini juga muncul karena Marvel Studios memasukkan karakter yang berkaitan dengan Israel.

Baca Juga: Jokowi Yakin Pembangunan IKN Tidak akan Mangkrak di Tengah Jalan: Ini Proyek Jangka Panjang

Karakter superhero Rut Bat-Seraph berasal dari Israel 

Ajakan boikot film Captain America: Brave New World karena menghadirkan karakter Rut Bat-Seraph atau Sabra.

Di film ini, karakter Sabra diperankan oleh artis Shia Hamas.

Baca Juga: Sumber Pemotongan Anggaran Salah Satunya dari Pengurangan Perjalanan Dinas, Presiden Ingin Fokus Program yang Langsung untuk Masyarakat

Dimasukkannya Sabra, yang merupakan agen Mossad dalam komik tersebut, memicu kontroversi di kalangan penggemar Palestina pada tahun 2022. 

Marvel segera merilis pernyataan yang memastikan bahwa mereka mengambil pendekatan baru terhadap karakter Brave New World.

Sedangkan yang dimaksud dengan agen Mossad ialah agen intelijen Israel yang bertugas untuk mengumpulkan informasi dan melakukan operasi rahasia.

Baca Juga: Pemotongan Anggaran BMKG Hingga Rp1,4 Triliun, Istana Sebut Mitigasi Bencana Layanan Publik yang Dipastikan Optimal

Para pro-palestina yang datang di event premier membawa poster bertuliskan ‘Sabra harus pergi,’ ‘Disney mendukung genosida,’ ‘Boikot Captain America,’ dan ‘Pray 4 Princess Jasmine.’

Respon Marvel dan produser Nate Moore tentang karakter Sabra

Halaman:

Tags

Terkini