Studi: Mengapa Ibu Hamil Harus Bebas dari Stres? Ada Hubungannya terhadap Perkembangan Otak Janin

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi buah hati yang lahir dalam kondisi sehat dan bahagia. (Unsplash.com/@ColinMaynard)
Ilustrasi buah hati yang lahir dalam kondisi sehat dan bahagia. (Unsplash.com/@ColinMaynard)

"Tubuh ibu akan terendam hormon stres dalam waktu lama, dan janin ikut terkena dampaknya," ujar Verny.

Kadar hormon stres yang tinggi dan berlangsung lama ini terbukti berbahaya bagi perkembangan janin, khususnya otaknya. Otak janin yang sedang terbentuk memiliki susunan sel saraf yang harus mencapai lokasi tertentu sesuai peta genetiknya. 

"Jika kortisol terlalu tinggi, jalur migrasi sel otak bisa salah arah dan koneksi menjadi tidak normal," tukas Verny menambahkan.

Baca Juga: Tom Lembong Bebas dari Jeratan Bui, Mahfud MD: Presiden Bisa Turun Tangan saat Hukum Terasa Tidak Independen

Hal tersebut menegaskan pentingnya dukungan bagi ibu hamil agar tidak mengalami stres berat. Menjaga kehamilan bebas stres bukan hanya soal kesehatan ibu, tetapi juga menyangkut masa depan anak. 

Dengan perhatian yang tepat, risiko gangguan perkembangan otak janin dapat ditekan, sehingga anak lahir sehat dan siap tumbuh optimal.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Jejak Ardi Andono Menjaga Nafas Badak Jawa

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:53 WIB

Battle Kuteks Under Rp10.000, Mana Paling Oke?

Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:50 WIB
X