Pendiri Lippo Group Ini Bangga dengan Didikan Ayahnya, Begini Cerita Mochtar Riady Saat Membangun Bisnis dari Nol

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 30 November 2024 | 13:35 WIB
Potret Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady. (YouTube.com / Gilbert Lumoindong)
Potret Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady. (YouTube.com / Gilbert Lumoindong)

NARASIDATA.COM - Sebagian orang mengenal Lippo Group sebagai grup bisnis di Indonesia yang bergerak di berbagai sektor, seperti properti hingga perbankan.

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dan PT Siloam International Hospitals (SILO), adalah salah satu dari 50 anak perusahaan Lippo Group.

Aktivitas bisnis grup ini tidak hanya di Indonesia, melainkan juga hadir di kawasan Asia Pasifik, seperti Hong Kong hingga Shanghai.

Berkaca dari kesuksesan Lippo Group, terdapat sosok pebisnis dengan filosofi hidup yang damai. Berikut ini kisah inspiratif selengkapnya.

Baca Juga: Erick Thohir Ingatkan Hal Ini Usai Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA, Intip Tantangan Marselino cs Demi Capai 100 Besar!

Berjuang Hidup dengan Sang Ayah

Pendiri Lippo Group ialah Mochtar Riady yang kini menginjak usia ke-96 tahun.

Dalam momen perbincangan bersama pendeta asal Indonesia, Gilbert Lumoindong, Riady bercerita tentang pengalaman masa kecilnya yang hidup bersama ayah tercinta.

"Saya beruntung mempunyai satu ayah yang baik sekali. Kalau tanpa ada ayah saya, tidak mungkin saya ada, hari ini," ujar Riady di Kanal YouTube Gilbert Lumoindong yang tayang pada 14 Agustus 2024 lalu.

Baca Juga: Fredy Pratama Masih Aktif Kirim Narkoba Jadi Target Bareskrim Polri, Intip Perputaran Uang yang Capai Rp59,2 Triliun

Riady menuturkan saat itu hidupnya merana kala ditinggal oleh sang ibunda dan tiga orang adiknya yang meninggal dunia.

"Saya (saat berusia) 9 tahun, ibu saya sudah meninggal. Dan 2 tahun kemudian, 3 adik saya berturut-turut juga meninggal dunia. Ini adalah suatu hal yang sangat berat bagi saya," terangnya.

Pada usia 11 tahun, Riady juga sempat hidup sendiri usai sang ayah ditangkap karena dituding sebagai pihak yang anti dengan pendudukan Jepang di Indonesia.

"Saat Jepang masuk ke Indonesia, ayah saya ditangkap karena diduga sebagai pihak yang anti dengan pendudukan Jepang di Indonesia. Kemudian setelah Jepang keluar dari Indonesia, (ayah Riady) dibebaskan," tutur Riady.

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Jejak Ardi Andono Menjaga Nafas Badak Jawa

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:53 WIB

Battle Kuteks Under Rp10.000, Mana Paling Oke?

Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:50 WIB

Terpopuler

X