Klarifikasi Cinta Kuya Soal Merekam Video di Lokasi Kebakaran LA, Langsung Hapus Rekaman dan Meminta Maaf

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 21 Januari 2025 | 12:50 WIB
Klarifikasi Cinta Kuya soal viral video keluarganya di TikTok (Instagram.com/cintakuya)
Klarifikasi Cinta Kuya soal viral video keluarganya di TikTok (Instagram.com/cintakuya)

NARASIDATA.COM - Uya Kuya dan keluarganya menjadi perbincangan di sosial media setelah viral di TikTok karena unggahan salah satu korban kebakaran Los Angeles.

Pada video TikTok yang diunggah pada Jumat, 17 Januari 2025, tampak Uya bersama keluarganya sedang mengambil gambar rumah dan keadaan sekitar bekas kebakaran di Altadena.

Di video itu, ia dan keluarganya ditegur oleh pemilik rumah dan dianggap tak memiliki empati pada korban.

Baca Juga: Tinggal Tanda Tangan dari 3 Menteri, Surat Edaran Pembelajaran Ramadan Segera Diumumkan

Orang yang merekam video mengatakan kalau Uya seolah-olah menjadi korban untuk mencari keuntungan.

Kemudian pada Minggu, 19 Januari 2025, Uya menuliskan klarifikasi atas video yang beredar tersebut melalui akun Instagramnya.

Klarifikasi Uya Kuya

Baca Juga: Pengguna Medsos di AS Kini Migrasi ke RedNote usai Pemblokiran TikTok, Begini Beda Cara Posting Warganet China vs Negeri Paman Sam

Melalui unggahan di Instagram, Uya mengatakan kalau di tempa tersebut banyak orang yang juga mengambil video.

Tujuannya mengambil video juga untuk memberikan update kepada media Indonesia.

“Di situ banyak polisi, FBI, national guard, dan kita bersama puluhan orang lainnya juga mengambil video di jalan sana, dipersilahkan mengambil gambar selama itu di public space, sidewalk, pinggir jalan, dan tidak masuk properti orang,” tulis Uya.

Baca Juga: 3 Poin Penting AS yang Sebut Indonesia Bisa Boyong Pengungsi Gaza, dari Prihatin ke Sandera hingga Aksi Israel Telah Menuai Kecaman Dunia

Uya juga menyatakan kalau dirinya telah menghapus rekaman, baik foto maupun video yang diambilnya dan telah meminta maaf.

Ia juga menyadari kesalahpahaman komunikasi karena perbedaan bahasa membuatnya dikira sebagai scammer atau penipu.

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Jejak Ardi Andono Menjaga Nafas Badak Jawa

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:53 WIB

Battle Kuteks Under Rp10.000, Mana Paling Oke?

Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:50 WIB
X