Menguak Berbagai Skandal Korupsi di Pertamina, dari Oplos BBM hingga Penggelapan Dana Pensiun

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 6 Maret 2025 | 13:25 WIB
Berbagai Kasus Hukum Pertamina. (instagram.com/pertamina)
Berbagai Kasus Hukum Pertamina. (instagram.com/pertamina)

NARASIDATA.COM - PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan akibat skandal korupsi yang melibatkan para pejabatnya. 

Kasus-kasus korupsi di perusahaan pelat merah ini tidak hanya berdampak pada keuangan negara, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap tata kelola perusahaan negara.

Berikut ini adalah beberapa kasus besar korupsi di Pertamina yang mengguncang Indonesia.

Baca Juga: Update Insiden Banjir DKI: Warga Keluhkan Alat Peringatan Dini yang Tak Berbunyi di Jakarta Selatan

  1. Oplosan BBM yang Rugikan Negara Rp193,7 Triliun

Kasus terbaru yang diungkap Kejaksaan Agung adalah dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023. 

Beberapa petinggi Pertamina, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, diduga melakukan praktik pengoplosan BBM. 

Baca Juga: Banjir Jakarta Siaga 2, Pramono Anung Soroti Sampah yang Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Mereka membeli Pertalite, mengoplosnya menjadi Pertamax di depo, tetapi tetap menjualnya dengan harga Pertamax. Akibatnya, negara mengalami kerugian hingga Rp 193,7 triliun.

  1. Pengadaan LNG Tanpa Kajian yang Rugi Rp2,1 Triliun

Mantan Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan, terlibat dalam kasus pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) periode 2011-2014. 

Baca Juga: Banjir Jakarta Siaga 2, Pramono Anung Soroti Sampah yang Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Ia melakukan pembelian LNG tanpa kajian mendalam dan tanpa melalui prosedur yang sah, menyebabkan kelebihan suplai dan kerugian negara sebesar Rp2,1 triliun. 

Mahkamah Agung memperberat hukumannya menjadi 13 tahun penjara.

  1. Penggelapan Dana Pensiun

Pada 2017, kasus penggelapan dana pensiun di Pertamina menyeret Muhammad Helmi Kamal Lubis, mantan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina periode 2013-2015. 

Baca Juga: Bukan Curah Hujan, Pramono Anung Justru Soroti Genangan Banjir DKI Gegara Air Kiriman dari Wilayah Hulu

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X