Jadi Program Prioritas Prabowo, DEN Klaim MBG Mampu Ciptakan 1,9 Juta Lapangan Kerja dan Turunkan Angka Kemiskinan hingga 5,8 Persen

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 21 Maret 2025 | 08:24 WIB
DEN mengklaim MBG bisa menciptakan lapangan kerja hingga 1,9 juta. (Instagram/kantorstafpresidenri)
DEN mengklaim MBG bisa menciptakan lapangan kerja hingga 1,9 juta. (Instagram/kantorstafpresidenri)

NARASIDATA.COM - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa pengaruh baik untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam penjabarannya, DEN mengungkapkan jika pelaksanaan MBG membantu menciptakan 1,9 juta lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinan hingga 5,8 persen.

“MBG tadi juga dilaporkan oleh Prof Arief, karena Arief ahli kemiskinan, kita semua terperangah juga melihat bahwa dampak MBG ini memang luar biasa,” kata Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan pada Rabu, 19 Maret 2025.

Baca Juga: Prihatin dengan Kondisi Nunung, Sule Tawarkan Rumahnya yang di Cibubur: Listrik Nanti Dibayarin

“Pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, terus ekosistem yang terbangun dari ekonomi dan seterusnya,” tambahnya.

Kemudian dijelaskan oleh Arief Anshory Yusuf, mengenai dampak MBG pada penyerapan tenaga kerja dan angka kemiskinan di Indonesia.

“Program ini sangat bagus sekali dalam konteks pro-job, jadi menciptakan lapangan pekerja baru itu sampai 1,9 juta,” ujar Arief dalam konferensi pers yang sama.

Baca Juga: Mahfud MD Akui Pernah Ada Diskusi Soal Menambah Usia Pensiun TNI dengan Presiden Prabowo dan Bandingkan dengan Amerika Serikat

“Lalu kemudian kemiskinan itu bisa berkurang sampai menjadi 5,8 persen kalau roll out-nya benar, ketimpangan juga akan sangat berkurang,” jelasnya.

Arief kemudian menjelaskan lagi dengan membandingkan MBG dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Bayangin aja, kalau sekeluarga punya 3 orang anak, itu per bulan bisa dapat Rp600.000 dari MBG, PKH aja itu sekitar Rp200.000, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) itu sekitar Rp200.000,” terangnya.

Baca Juga: Buntut Kontroversi Kim Soo-hyun, Blu-ray Queen of Tears Seharga Rp3 Jutaan Terancam Gagal Diproduksi

“Jadi, sangat tidak mungkin tidak besar ini impact-nya, semua paham itu tapi kita melakukan kajian secara kuantitatif,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pada Februari lalu bahwa sampai akhir Juli 2025, ada sekitar 30 ribu tenaga baru yang sedang dalam masa pelatihan untuk pelaksanaan MBG.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X