Belajar dari Mpok Atiek, Ini Risiko Kesehatan karena Terlalu Banyak Makan Makanan Manis saat Buka Puasa

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 26 Maret 2025 | 07:15 WIB
Mpok Atiek Harus Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Makan Manis Terus Selama Buber. (instagram.com/mpok.atiek)
Mpok Atiek Harus Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Makan Manis Terus Selama Buber. (instagram.com/mpok.atiek)

NARASIDATA.COM - Memasuki pekan ketiga Ramadan, banyak orang menikmati beragam hidangan manis saat berbuka puasa. 

Seperti yang dialami komedian senior Mpok Atiek, konsumsi makanan manis berlebihan bisa berdampak serius pada kesehatan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang rentan terhadap lonjakan kadar gula darah.

Diketahui, Mpok Atiek mengalami batuk berkepanjangan yang kemudian menyebabkan lonjakan drastis kadar gula darahnya. 

Baca Juga: Diserang Ahmad Dhani, Ariel NOAH Mengaku Ingin Mempermudah Musisi Menyanyikan Lagunya

Melihat kondisi tersebut, keluarga segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Setelah enam hari dirawat, Mpok Atiek akhirnya diperbolehkan pulang. 

“Gara-gara bukber terus, sampai lupa jaga makan. Lima hari bukber, kepala oleng, batuk parah, iga sakit, meriang. Akhirnya, nggak kuat,” ungkap Mpok Atiek pada YouTube Selebrita News yang tayang pada Senin, 24 Maret 2025.

Baca Juga: Gandeng Bobon Santoso, dr Richard Lee akan Balas Sakit Hati Masyarakat Palembang dengan Masak 1000 Ayam

Bahaya Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Saat Buka Puasa

Kisah Mpok Atiek menjadi pengingat akan pentingnya menjaga pola makan selama Ramadan, terutama dalam mengontrol konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa.

Mengutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan asupan energi tanpa memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuh. 

Baca Juga: Beri Tandingan pada Konten Viral Willie Salim yang Dinilai Merugikan, Influencer Gandeng Berbagai Lapisan Masyarakat Gelar Makan Bersama 1 Ton Rendang

Hal ini berisiko menyebabkan:

- Kenaikan berat badan yang tidak sehat

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X