Praktik Curang Sulap Beras Medium Jadi Premium, Mentan: Merugikan Rakyat Indonesia

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 27 Maret 2025 | 15:55 WIB
Foto ilustrasi beras - Menteri Pertanian ungkap ada temuan beras medium jadi beras premium. (Freepik/zirconicusso)
Foto ilustrasi beras - Menteri Pertanian ungkap ada temuan beras medium jadi beras premium. (Freepik/zirconicusso)

NARASIDATA.COM - Tindakan curang oleh oknum tak bertanggung jawab yang merugikan masyarakat kembali terungkap.

Kali ini terkuak adanya praktik menyulap beras medium menjadi beras premium dengan cara menipu.

Praktik ini diungkap oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengaku telah melakukan uji sampel.

Baca Juga: Imbas Kontroversinya, Fan Meeting Kim Soo-hyun di Taiwan Batal, Sempat Muncul Rumor Bakal Dikawal 50 Polisi Setempat

“Kami ke beberapa tempat, kami sudah ambil sampelnya, kami cek, ternyata isinya medium, tapi tulisnya premium,” kata Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta pada Rabu, 26 Maret 2025.

“Itu merugikan masyarakat, merugikan rakyat Indonesia,” tambahnya.

“Sampaikan ke semua pengusaha, jangan medium dialihkan menjadi premium, isinya medium, tapi tulisnya premium,” ujarnya.

Baca Juga: Meleset dari Perkiraan, Melly Goeslaw Mengaku Sempat Mengira Salah Satu Lagu Hitsnya Ini Dapat Royalti Besar: Ternyata Populer di Jaksel Aja

Namun, ia enggan memberi tahu lebih dalam lagi tentang wilayah atau pengusaha yang melakukan kecurangan tersebut.

Amran mengatakan kalau pemerintah akan melakukan pemeriksaan di seluruh wilayah dan menindak tegas pelaku praktik kecurangan tersebut.

“Sebentar lagi kami cek seluruh Indonesia,” kata Amran lagi.

Baca Juga: Di Tengah Polemik Royalti, Melly Goeslaw Ungkap Terima Pembayaran Lagunya: Lagi Selonjoran Nonton TV Dapat Transferan dari LMK

Sebelumnya,takaran beras di pasaran juga dipangkas oleh oknum tak bertanggungjawab.

Amran mengungkapkan mereka telah mendapatkan laporan dan perlu menindak kecurangan-kecurangan terkait distribusi beras ini.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X