Warga Korea Selatan Rayakan Pemakzulan Yoon Suk-yeol dengan Makan Mi yang Ditaburi Daun Bawang, Ini Makna Tersembunyinya

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 7 April 2025 | 16:45 WIB
Makna makan mi yang ditaburi dan bawang saat pemakzulan Yoon Suk-yeol. (Instagram/kimqri)
Makna makan mi yang ditaburi dan bawang saat pemakzulan Yoon Suk-yeol. (Instagram/kimqri)

NARASIDATA.COM - Mahkamah Konstitusi Korea Selatan resmi melengserkan Yoon Suk-yeol dari jabatan Presiden pada Jumat, 

Keputusan tersebut berlaku segera, secara resmi mencopot Yoon dari jabatannya 122 hari setelah mengumumkan darurat militer pada tanggal 3 Desember 2024.

Setelah pemakzulan Yoon Suk-yeol, warga Korea merayakan dengan berbagai cara.

Baca Juga: Usai Viral Liburan Tanpa Izin ke Demul, Lucky Hakim Bisa Kena Sanksi Diberhentikan dari Jabatan Bupati Indramayu Selama 3 Bulan

Selain mendengarkan lagu Into the New World milik SNSD, kali ini mereka juga merayakannya dengan makan mi.

Bahkan makan mi di hari pemakzulan menjadi challenge yang ramai di sosial media.

Pada foto-foto yang beredar, warga Korea Selatan memakan mi dengan taburan daun bawang di atasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Diklaim Menurun, Menhub Minta Pemudik Hati-hati Berkendara Saat Arus Balik

Dalam bahasa Korea, mi disebut dengan ‘myeon’ dan taburan daun bawang adalah ‘pa.’

Sehingga dua kata tersebut menjadi ‘pamyeon’ yang dalam bahasa Korea memiliki artis ‘pemakzulan.’

Artis Kim Gyuri salah satu yang terang-terangan mengunggah foto mi yang telah ditaburi daun bawang di atasnya di Instagram pribadinya.

Baca Juga: 33 Adegan Diperagakan Pelaku Oknum TNI AL Pembunuh Juwita, Pengacara Keluarga Korban: Tersangka Melakukan dengan Tenang

Selain mi, juga ada pangsit yang disebut dengan ‘mandu.’

Namun, karena ada permainan kata berkaitan dengan momen pemakzulan, menjadi ‘geumandu’ yang artinya adalah ‘berhenti.’

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X