Merespon Aksi Demo yang Marak Beberapa Waktu Terakhir, Prabowo: Demo Itu Murni atau Ada yang Bayar?

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 9 April 2025 | 18:10 WIB
Foto Presiden Prabowo saat mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 11 Maret 2025. (Instagram/presidenrepublikindonesia
Foto Presiden Prabowo saat mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 11 Maret 2025. (Instagram/presidenrepublikindonesia

NARASIDATA.COM - Selama beberapa waktu terakhir, pemerintah menjadi bulan-bulanan hingga muncul aksi demo karena dianggap tidak pro pada rakyat.

Salah satu demo yang paling ramai adalah RUU TNI yang kemudian telah disahkan menjadi UU TNI beberapa waktu lalu.

Kekhawatiran rakyat yang memicu aksi demo karena dikhawatirkan akan mengembalikan dwifungsi TNI meski pemerintah membantah hal tersebut.

Baca Juga: Indonesia U-17 Lolos ke Pildun Lewat Jalur Kualifikasi, Nova Arianto Soroti Garuda Muda Jago Pahami Taktik

Presiden Prabowo dalam bincang-bincang bersama para pemimpin redaksi media massa nasional di Hambalang, Bogor pada Minggu, 6 April 2025 justru sangsi apakah demo tersebut memiliki niat murni atau ‘bayaran’ pihak tertentu.

“Demo biasa dalam negara sebesar kita, kan kita sepakat berdemokrasi, orang berdemo itu dijamin oleh Undang Undang Dasar, hak berkumpul, hak berserikat, dan sebagainya,” kata Prabowo, dikutip dari unggahan video di kanal YouTube Najwa Shihab pada Senin, 7 April 2025.

Meski dijamin UUD 1945, Prabowo menegaskan bahwa investigasi harus dilakukan jika ada tindak kekerasan dalam pelaksanaannya.

Baca Juga: Menanti Respon Cepat RI demi Demand Ekspor Tak Turun usai IHSG BEI pada Selasa, 8 April 2025 Melemah 596,33 Poin

Ia juga menyoroti niat di balik gelombang demo besar beberapa waktu lalu.

“Coba perhatikan secara obyektif, jujur ya, apakah demo-demo itu murni atau ada yang bayar? Harus obyektif dong, ya,” imbuhnya.

Prabowo kemudian menjabarkan beberapa demo yang sempat terjadi, seperti saat efisiensi anggaran hingga demo dana pendidikan yang sempat dirumorkan akan dikurangi.

Baca Juga: Garuda Muda U-17 Melangkah ke Piala Dunia Qatar 2025, Erick Thohir: Perjuangan Belum Selesai

“Kita bukan anak kecil, kita hormati hak berdemo asal demonya damai, tidak menyulut kerusuhan, nah kalau bakar-bakar ban itu bukan damai,” tegasnya.

Menurut Prabowo, apabila demo sengaja diciptakan hanya untuk kerusuhan, sama saja melawan kepentingan nasional.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X