Prabowo Kilas Balik Momen Dituduh Ingin Membunuh Soeharto hingga Gus Dur Saat Cerita Soal Thaksin Shinawatra yang Gabung Danantara

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 10 April 2025 | 15:45 WIB
Momen pertemuan Prabowo di rumah Thaksin Shinawatra di Bangkok saat memenuhi undangan makan malam pada September 2024. (Instagram/prabowo)
Momen pertemuan Prabowo di rumah Thaksin Shinawatra di Bangkok saat memenuhi undangan makan malam pada September 2024. (Instagram/prabowo)

NARASIDATA.COM - Presiden Prabowo memuji Thaksin Shinawatra yang kini menjadi anggota Dewan Penasihat Danantara sebagai sosok yang punya pengalaman besar.

“Dia punya jaringan besar dan pengalaman besar dan dia bersedia tanpa dibayar,” kata Prabowo yang dikutip dalam video yang diunggah di YouTube Najwa Shihab pada Rabu, 9 April 2025.

Meski memiliki pengalaman dan jaringan yang besar, Prabowo juga menyinggung tentang kudeta Thaksin di Thailand.

Baca Juga: Luhut Klaim Indonesia Tak Perlu Khawatir Berlebihan Soal Kebijakan Tarif Trump: Pengalaman Kita Menangani Kasus Besar Sudah Cukup Banyak

“Thaksin adalah tokoh politik yang dikudeta, dia menang mandat berkali-kali dikudeta,” kata Prabowo.

“Jadi berarti ada faktor, saya tidak mau terlibat dalam domestik politik itu,” tambahnya.

Ia lantas mengenang momen dirinya yang dituduh ingin melakukan kudeta kepada beberapa Presiden Indonesia.

Baca Juga: Polda Jabar Bongkar Identitas Peserta PPDS Unpad yang Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS: Spesialis Anestesi

“Banyak kasus seperti itu, termasuk diri saya, saya dituduh mau (melakukan) kudeta,” kata Prabowo.

“Saya dituduh mau bunuh macem-macemlah, mau bunuh Pak Harto, mau bunuh Habibie, mau bunuh Gus Dur,” jelasnya.

Thaksin Shinawatra sendiri diumumkan sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Danantara pada 24 Maret 2025 lalu.

Baca Juga: Soroti Rupiah yang Tembus Rp17.000-an, Luhut Klaim Masih di Batas Normal dan Sebut Indonesia Masih Diminati Investor Tiongkok

Selain Thaksin, anggota Dewan Penasihat Danantara lainnya adalah Raymond Thomas Dalio atau Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, dan F. Chapman Taylor.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X