Ketika Menko Ekonomi RI Beber Alasan Nego Dagang ke AS, Soal Tekan Tarif Resiprokal Trump

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 19 April 2025 | 10:24 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)

NARASIDATA.COM - Sejumlah mitra dagang Amerika Serikat (AS) tengah berlomba melakukan negosiasi demi menekan tarif balasan atau resiprokal Presiden AS, Donald Trump.

Salah satunya, Indonesia yang memiliki misi khusus untuk negosiasi dagang dengan AS.

Misi tersebut sebagai respon RI atas tarif impor tinggi AS ke sejumlah negara, termasuk Indonesia yang dikenakan tarif 32 persen.

Baca Juga: Beredar Video Keluhan Petani Asal Lampung Soal Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP: Padahal Ini Padi Kualitas Tinggi!

Terkait hal itu, Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengklaim Indonesia menawarkan produk mineral kritis kepada AS.

Airlangga juga menuturkan, RI akan mempermudah regulasi impor termasuk produk holtikultura dari AS.

Menko Perekonomian RI itu menyebut investasi antara kedua negara akan didorong dalam skema business to business (B to B).

Baca Juga: Viral Petani Asal Bojonegoro Keluhkan Harga Gabah Anjlok ke Bupati Setyo Wahono: Enggak Jadi Umroh!

"Indonesia juga dorong pentingnya perkuatan kerja sama di sektor pengembangan SDM," tutur Airlangga dalam konferensi pers via virtual, pada Jumat, 18 April 2025.

"Antara lain untuk sektor pendidikan, science, engineering, matematika dan ekonomi digital," sebutnya.

Selain itu, Airlangga menjelaskan pihaknya akan mengupayakan pelayanan ekonomi yang akan menguntungkan bagi negeri Paman Sam (julukan AS).

Baca Juga: Jika Benar Ijazah Jokowi Palsu, Apakah Seluruh Kebijakannya Semasa Menjabat Dibatalkan? Ini Kata Mahfud MD

"Kami juga angkat isu financial services yang cenderung menguntungkan Amerika Serikat," ungkapnya.

Terkait hal itu, Airlangga kemudian mengungkap hal utama yang diminta Indonesia dari upaya negosiasi dagang RI ke AS.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X