Ryan Adriandhy Ngaku Pernah Hampir Menyerah saat Bikin Film Animasi ‘Jumbo’, Kini Laris se-Asia Tenggara

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 22 April 2025 | 19:05 WIB
Poster film animasi ‘Jumbo’ (kiri) dan Animator Indonesia, Ryan Adriandhy (kanan). (Instagram.com/jumbofilm_id - YouTube.com/TRANS7)
Poster film animasi ‘Jumbo’ (kiri) dan Animator Indonesia, Ryan Adriandhy (kanan). (Instagram.com/jumbofilm_id - YouTube.com/TRANS7)

NARASIDATA.COM - Karya film animator Indonesia, Ryan Adriandhy berjudul 'Jumbo' kini tengah menarik perhatian pecinta industri hiburan Tanah Air usai mencatatkan sejarah sebagai film animasi terlaris se-Asia Tenggara. 

Tercatat, kini 'Jumbo' telah disaksikan oleh 6 juta penonton per tanggal 22 April 2025.

"Lebih dari 6 juta penonton untuk film Jumbo," tulis rumah produksi Visinema Studios @visinemaid yang dikutip pada Selasa, 22 April 2025.

Baca Juga: Tepisan Pendiri OCI Taman Safari Soal Dugaan Ida Celaka Gegara Dipaksa Main Trapeze: Itu Tahun 1989, Langsung Diobati

Terkait kesuksesan ini, Ryan bercerita dahulu tak pernah menyangka akan menciptakan film animasi yang kini bahkan laris se-Asia Tenggara.

Sutradara film 'Jumbo' itu menuturkan, dirinya mendalami dunia film animasi sejak tahun 2017 silam.

"Waktu pertama mendalami di tahun 2017, masih kuliah di jurusan animasi," tutur Ryan sebagaimana dilansir dari program televisi FYP Trans 7, pada Selasa, 22 April 2025.  

Baca Juga: Pengakuan Pendiri OCI Taman Safari Soal Dugaan Kekerasan Eks Pemain Sirkus: Ada Oknum yang Sengaja Peras Kami

Ryan menjelaskan, kala itu bermimpi untuk membuat film animasi yang dapat dinikmati oleh keluarga di Indonesia.

"Waktu itu punya keinginan bikin film animasi yang bisa ditonton sekeluarga. Terwujud lah film 'Jumbo' tahun ini (2025)," terangnya.

Kemudian, Ryan mengaku pernah hampir menyerah di tengah proses produksi film 'Jumbo'.

Baca Juga: Buntut Terkuaknya Dokter Anestesi Sering Keluar dari Kamar Bedah, Menkes Budi Gunadi akan Lakukan Pengawasan Serius

"Proses produksi film Jumbo ini selama 5 tahun, waktu sebelum pandemi (Covid-19) bahkan. Di tengah perjalanannya, waktu itu merasa lelah pasti pernah, kalau sampai menyerah itu tidak," sebut Ryan.

"Karena aku ingin sekali film Jumbo ini sampai jadi, kita percaya sama ceritanya, karakter-karakternya," tungkasnya.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X