Kemlu Bongkar Insiden Aksi 'Free Papua-Maluku' Oknum di Forum PBB: Barang Disita, Langsung Ditindak

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 25 April 2025 | 22:05 WIB
Juru Bicara Kemlu RI, Roy Soemirat (kiri) dan potret oknum aksi ‘Free Papua-Maluku’ (kanan). (YouTube.com / MoFA Indonesia - X.com/@FreeWestPapuaNL)
Juru Bicara Kemlu RI, Roy Soemirat (kiri) dan potret oknum aksi ‘Free Papua-Maluku’ (kanan). (YouTube.com / MoFA Indonesia - X.com/@FreeWestPapuaNL)

NARASIDATA.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap insiden sejumlah oknum yang melakukan aksi 'Free Papua-Maluku' di forum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Amerika Serikat.

Sebelumnya diketahui, viral sebuah rekaman video yang menunjukkan sejumlah orang berpakaian adat membawa tulisan 'Free Papua-Maluku'.

Forum itu digelar oleh United Nations Permanent Forum on Indigenous Issues (UNPFII), yang salah satunya membahas terkait hak asasi manusia.

Baca Juga: Lisa Mariana Terus Buat Pengakuan Baru, Mengaku Sering Dimintai Video Syur oleh Ridwan Kamil: Dia Janji Mau Kuliahin Aku

Terkini, Juru Bicara Kemlu RI, Roy Soemirat menuturkan oknum tersebut membawa lembaran kertas bertuliskan 'Free Papua', 'Free Maluku' dan 'Free Aceh'.

Roy menjelaskan, saat itu sejumlah orang itu langsung ditindak oleh PBB karena dianggap bertentangan dengan tujuan penyelenggaraan forum.

"Memang ada beberapa individu yang menyalahgunakan kehadirannya di forum tersebut untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan penyelenggaraan forum itu sendiri," kata Roy saat konferensi pers di Kantor Kemlu RI, Jakarta, pada Jumat, 25 April 2025.

Baca Juga: Rayen Pono Bongkar Bukti Chat hingga Rekaman usai Adukan Ahmad Dhani Soal Dugaan Penghinaan

Roy mengatakan forum tersebut digunakan oleh negara-negara anggota PBB untuk melakukan tukar pikiran mengenai upaya pemberdayaan masyarakat.

Terkait insiden itu, Roy menyebut sejumlah orang yang membawa lembaran kertas itu disita oleh petugas keamanan PBB.

"PBB langsung menindaklanjuti hal tersebut dengan mengambil tindakan kepada orang-orang yang melakukan penyalahgunaan tersebut," tuturnya. 

Baca Juga: Pengacara yang Menggugat Ijazah Palsu Jokowi Jadi Tersangka Pemalsuan Surat

"Dan juga menyita berbagai material yang dibagikan di PBB," tandas Roy.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X