Polisi Bongkar Asal-usul 3 Senpi Diduga Milik Pengacara di Jakpus: Ada yang Senilai Rp30 Juta

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 29 April 2025 | 14:15 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus. (Instagram.com/@polresmetrojakartapusat)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus. (Instagram.com/@polresmetrojakartapusat)

NARASIDATA.COM - Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) mengungkap asal-usul senjata api (senpi) yang diduga milik pengacara berinisial S (31).

Sebelumnya diketahui, polisi menemukan sejumlah senpi di dalam mobil milik S usai terlibat kecelakaan dengan angkutan kota (angkot) di kawasan Senen, Jakpus, pada 25 April 2025.

Terkini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Muhammad Firdaus menuturkan ada 3 macam jenis senpi dengan harga yang bervariasi berdasarkan penyelidikan barang bukti dari mobil milik S.

Baca Juga: Pasca LG Batal Investasi di Proyek Baterai Nikel, Pengamat Ekonomi Minta RI Tak Anggap Remeh IHSG

Adapun, Firdaus menyebut 3 jenis senjata yang diduga milik S itu, yakni Makarov kaliber 7,65 mm, airsoft gun, dan senjata laras panjang.

"Hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka mendapatkan senjata api jenis Makarov kaliber 7,65 mm ini dari seorang seseorang inisial A yang dibeli dengan harga 30 juta rupiah," tutur Firdaus saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakpus, pada Senin, 28 April 2025.

Terkait senpi jenis airsoft gun, tersangka S membeli dengan harga Rp3 juta. Airsoft gun itu dibeli di pusat perbelanjaan, Senayan Trade Center pada tahun 2015 lalu.

Baca Juga: Abdee Negara Ungkap Pesan Bunda Iffet pada Slank yang Sering Rilis Lagu untuk Mengkritik Pemerintah: Jangan Terlalu Keras

"Kemudian untuk senjata airsoft gun itu didapat dari toko yang berada di Senayan Trade Center pada tahun 2015, harganya 3 juta rupiah," terang Firdaus.

Kemudian, Firdaus mengklaim, tersangka S mengaku membeli senjata laras panjang dari salah satu toko senapan di Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada tahun 2016 silam.

"Untuk senjata api jenis laras panjang tersangka S membeli dari seseorang inisial S di daerah pasar dari toko senapan di pasar baru Jakarta Pusat tahun 2016," terangnya.

Baca Juga: Kritik Pedas Pengamat Ekonomi Soal Menteri RI Sebut MBG Lebih Penting Ketimbang Lapangan Kerja

Selain itu, Firdaus memastikan, penjual senpi ke S bernisial A masih diburu petugas kepolisian, dan memastikan pihaknya akan melakukan pencarian toko-toko di mana Samir membeli senpi.

"Jadi untuk sementara berdasarkan dari tersangka S kami akan terus melakukan pencarian terhadap inisial A dan toko-toko dimana tersangka S membeli senjata api tersebut," tandasnya.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X