Soal Nego Tarif Trump, Airlangga Bongkar Ada Perusahaan Asal Purwakarta Mau Investasi Rp33,7 Triliun di AS

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 30 April 2025 | 12:05 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)

NARASIDATA.COM - Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengungkap terdapat perusahaan asal Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) yang akan berinvestasi di Amerika Serikat (AS).

Airlangga menuturkan, hal itu terkait upaya negosiasi RI ke AS terhadap tarif balasan atau resiprokal Presiden AS, Donald Trump yang sebelumnya memberikan nilai 32 persen untuk Indonesia.

Terkini, Menko Perekonomian RI itu mengungkap perusahaan yang ingin berinvestasi di AS itu yakni Indorama, perusahaan asal Purwakarta yang akan melakukan proyek amonia biru di Louisiana, AS.

Baca Juga: Baim Wong Speak Up Soal Buzzer yang Sering Menggiring Opini Banyak Orang: Jangan Jadi Orang Bodoh

Hal itu diklaim Airlangga telah menambah investasi yang didorong RI untuk menjadi salah satu tawaran negosiasi pada kebijakan tarif impor tinggi dari AS. 

Airlangga memastikan, Indorama akan menambah investasi sebesar 2 miliar dolar atau sekitar Rp33,7 triliun.

"Kami sampaikan juga dari perusahaan Indorama untuk investasi 2 miliar dolar, di Louisiana untuk proyek blue amonia," tegas Airlangga saat konferensi pers di Istana Presiden, Jakarta, pada Senin, 28 April 2025.

Baca Juga: Update Nego Dagang RI ke AS: Ada 3 Satgas Baru, Indonesia Enggan Lepas Komunikasi dengan China

Kemudian, Airlangga menjelaskan, Indorama merupakan perusahaan multi produk yang memulai usahanya di Purwakarta dan telah berekspansi di berbagai negara, termasuk AS.

"Indorama perusahaan multi produk, mulai dari Purwakarta ekspansi ke berbagai negara termasuk AS," terang Airlangga. 

"Mereka (Indorama) di AS punya pabrik polypet, botol untuk minuman softdrink," sambungnya.

Baca Juga: Pasca Viral Remaja Speak Up Soal Wisuda Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jawab Isu Debat Settingan

Terkait proyek amonia biru di AS yang akan dibesut Indorama, Airlangga menyebut perusahaan itu telah masuk dalam proses front end engineering design (FEED). 

"Ini menjadi persiapan awal pembangunan pabrik Indorama," tutur Airlangga.

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X