Bali Sempat Blackout, Istana Ikut Buka Suara dan Ungkap Arahan Presiden untuk Koordinasi dengan Dirut PLN

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 4 Mei 2025 | 08:24 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi mewakili Istana turut menyampaikan keprihatinannya pada pemadaman di Bali. (Instagram/kemensetneg.ri)
Mensesneg Prasetyo Hadi mewakili Istana turut menyampaikan keprihatinannya pada pemadaman di Bali. (Instagram/kemensetneg.ri)

NARASIDATA.COM - Bali tiba-tiba gelap gulita akibat blackout karena mati listrik yang terjadi pada Jumat sore, 2 Mei 2025 pukul 16.00 WITA.

Pemadaman listrik di seluruh wilayah Bali ini terjadi karena ada gangguan kelistrikan di PLTU Celuk Bawang yang membuat pasokan listrik terganggu.

Mati listrik di seluruh Bali ini turut mendapatkan perhatian dari Presiden Prabowo dan menyatakan keprihatinannya.

Baca Juga: Prabowo Tanggapi Langsung Keluhan Pajak Gaji Buruh, Ucap Janji Bakal Lakukan Kaji Ulang: Gaji Nggak Besar, Ngapain Dipajak

“Kami menerima laporan mengenai gangguan kelistrikan di Pulau Bali dan atas arahan Presiden kami segera melakukan koordinasi dengan Direktur Utama PLN serta jajarannya,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang mewakili Presiden dalam keterangan pers untuk media pada Jumat, 2 Mei 2025.

Istana juga memberikan apresiasi pada PLN yang bertindak cepat untuk mengatasi blackout yang terjadi di Bali.

“Pemerintah mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan,” ujarnya lagi.

Baca Juga: Ramai Dedi Mulyadi Kirim Siswa Nakal ke TNI, Pengamat Justru Sebut Kebijakan Gubernur Jabar Itu Belum Jelas

Prasetyo juga membeberkan bahwa dalam waktu yang cukup singkat, PLN mampu mengatasi masalah tersebut dan gangguan pasokan listrik di sebagian wilayah Bali bisa terselesaikan.

“Dalam waktu 45 menit, jajaran PLN berhasil memulihkan sebagian besar pasokan listrik di Bali, pemulihan masih terus dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan stabilitas dan keselamatan sistem,” tambahnya.

Karena pemadaman ini, beberapa rumah sakit dan bandara sempat terganggu.

Baca Juga: Cerita Orang Tua ke Dedi Mulyadi soal Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer: Tak Sanggup Urus, Sering Ditinggal Kerja

“Pemerintah terus memantau proses pemulihan secara intensif dan akan memastikan bahwa layanan publik kembali berjalan normal secepat mungkin,” kata Prasetyo lagi.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X