Konflik Semakin Memanas, India Luncurkan Rudal ke Pangkalan Udara Militer Pakistan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 11 Mei 2025 | 08:07 WIB
Ilustrasi peluncuran rudal. (freepik)
Ilustrasi peluncuran rudal. (freepik)

NARASIDATA.COM - Konflik antara India dengan Pakistan semakin memanas setelah kedua negara saling melakukan serangan dalam beberapa waktu terakhir. 

Terbaru, sebuah rudal yang diluncurkan India ke arah pangkalan udara militer Pakistan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara mereka, Sabtu 10 Mei 2025 dini hari waktu setempat.

Hal ini pun telah dikonfirmasi oleh Juru Bicara Militer Pakistan, Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry.

Baca Juga: Robert Prevost Jadi Paus Pertama dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump: Kehormatan Besar bagi Negara

Chaudhry sebelumnya menyatakan bahwa India telah menargetkan tiga pangkalan udara militer Pakistan dengan rudal, meskipun tidak ada kerusakan yang dilaporkan akibat serangan tersebut.

Laporan tersebut juga menyebutkan pernyataan dari Otoritas Bandara Pakistan yang menyampaikan bahwa wilayah udara negara itu ditutup sementara untuk seluruh penerbangan sejak pukul 03.15 pagi waktu setempat (05.15 WIB) hingga pukul 12.00 siang (14.00 WIB), sebagai langkah antisipasi keamanan setelah serangan India.

Untuk diketahui, situasi antara India dan Pakistan semakin memanas setelah peristiwa berdarah pada 22 April 2025 di dekat Pahalgam, wilayah Kashmir yang dikuasai India, di mana kelompok militan bersenjata membunuh 26 orang.

Baca Juga: Diwakili Oleh Mensesneg, Ini Ucapan Selamat dari Presiden Prabowo Atas Terpilihnya Paus Leo XIV Sebagai Paus Baru Umat Katolik

Serangan itu diklaim oleh kelompok pemberontak Front Perlawanan, yang dikenal memiliki kaitan dengan aksi-aksi teror. 

Meski demikian, India menuding Pakistan berada di balik serangan tersebut-tuduhan yang langsung dibantah oleh pihak Pakistan.

Pada 7 Mei 2025, Kementerian Pertahanan India mengumumkan dimulainya Operasi Sindoor, sebuah operasi militer yang menargetkan apa yang mereka sebut sebagai "fasilitas teroris" di wilayah Pakistan.

Baca Juga: Perjalanan Konklaf Dua Hari yang Memilih Robert Prevost Sebagai Paus Baru, dari Kepulan Asap Hitam hingga Akhirnya Asap Putih di Kapel Sistina

Dalam pernyataan resmi, India mengklaim telah menewaskan 70 militan dan menegaskan bahwa tidak ada fasilitas militer Pakistan yang diserang dalam operasi itu.

Namun, pihak militer Pakistan melaporkan bahwa serangan tersebut menyebabkan 31 orang tewas dan melukai 57 lainnya.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X