Ramai Isu Danantara Suntik Modal ke Garuda, Rosan Roeslani: Masih Diskusi, Sedang Berjalan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 25 Mei 2025 | 17:45 WIB
CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Instagram.com/@rosanroeslani)
CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Instagram.com/@rosanroeslani)

NARASIDATA.COM - Sedang ramai isu Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang dikabarkan akan memberikan modal ke PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Sebelumnya diketahui, Garuda telah buka suara terkait kabar suntikan dana dari Danantara.

Dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Garuda mengungkapkan pertimbangan, kebijakan, dan aksi korporasi perusahaan sepenuhnya adalah pemegang saham.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan 6 Insentif Ekonomi Mulai 5 Juni 2025, Targetkan Dorong Pertumbuhan Kuartal II dan III

Dalam hal ini pemegang saham terbesar Garuda adalah negara melalui Kementerian BUMN dan Danantara.

Terkini, CEO Danantara, Rosan Roeslani menjawab terkait isu Danantara yang akan menyuntikkan dana ke Garuda untuk keperluan menambah armada pesawat.

Rosan tidak menampik adanya rencana penyuntikan dana, dan menuturkan terkait diskusi pihaknya dengan pihak Garuda.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siapkan Calon Dubes RI untuk AS, Empat Nama Masuk Radar

"Kita masih diskusi dengan semua pihak dalam hal itu. Sedang berjalan, sedang berjalan," tutur Rosan dalam pernyataan resminya di Jakarta, yang dikutip pada Sabtu, 24 Mei 2025.

CEO Danantara itu kemudian belum mau merinci secara detil terkait rencana suntikan dana tersebut.

Di sisi lain, Rosan juga enggan bicara terkait besaran kerja sama pihaknya dengan Garuda Indonesia.

Baca Juga: Curahan Hati Najwa Shihab, Unggah Foto Nisan Suami dan Putri Bungsunya yang Dimakamkan Satu Liang Lahat: Kini Mereka Saling Berdekapan

"Dapat kami sampaikan bahwa pada prinsipnya pertimbangan, kebijakan dan strategi atas aksi korporasi tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemegang saham serta para pemangku kepentingan terkait," tukasnya.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X