Kontroversi Elon Musk vs Donald Trump, Eks Penasihat Keuangan AS Itu Kini Ingin sang Presiden Dimakzulkan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 6 Juni 2025 | 22:30 WIB
Presiden AS, Donald Trump dan pebisnis terkemuka di AS, Elon Musk. (x.com/@elonmusk)
Presiden AS, Donald Trump dan pebisnis terkemuka di AS, Elon Musk. (x.com/@elonmusk)

NARASIDATA.COM - Ketegangan antara mantan penasihat keuangan di Pemerintah Amerika Serikat (AS), Elon Musk dengan Presiden AS, Donald Trump tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial (medsos).

Hubungan yang dulunya hangat antara dua tokoh berpengaruh Amerika Serikat itu kini terkesan memburuk hingga menyeret isu pemakzulan.

Perselisihan ini mencuat ke publik setelah Elon Musk menanggapi sebuah cuitan di platform X yang membahas kemungkinan pemakzulan terhadap Trump. Pemilik SpaceX secara mengejutkan memberikan persetujuan atas usulan tersebut.

Baca Juga: 5 Bahan yang Bisa Membuat Daging Lebih Empuk saat Dimasak, Gampang Ditemukan di Dapur Rumah

Unggahan itu mulanya berasal dari akun pengguna X, yang menyatakan dalam pertarungan antara Elon Musk dan Donald Trump, Musk akan keluar sebagai pemenang. 

"Siapa yang menang antara Presiden vs Elon? Saya bertaruh Elon," tulis akun @stillgray yang diposting pada Jumat, 6 Juni 2025.

Dalam unggahan lanjutan, akun tersebut menyatakan Trump sebaiknya dimakzulkan dan digantikan oleh Wakil Presiden JD Vance. 

Baca Juga: Nikita Mirzani Rayakan Idul Adha di Tahanan, Terungkap Ikut Kurban 6 Ekor Sapi dan Dikirim ke Bandung hingga Jawa Timur

"Trump seharusnya dimakzulkan dan JD Vance harus menggantikannya," tuturnya.

Kemudian, Elon Musk merespons singkat namun tegas cuitan itu, membalas dengan satu kata: "Yes". 

Tanggapan ini langsung menghebohkan jagat maya dan memicu berbagai spekulasi tentang arah hubungan antara Musk dan Trump. 

Baca Juga: Prabowo Panggil Menteri BUMN Bahas Diskon Tarif Transportasi Nasional, Erick Thohir: Buat Meringankan Masyarakat yang Berlibur

Di sisi lain, respons Musk dianggap sebagai bentuk penegasan dirinya tidak lagi mendukung Trump. Padahal, sebelumnya Musk dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis yang cukup dekat dengan Presiden AS itu.

Terpisah, Donald Trump sebelumnya dalam wawancara dengan sejumlah wartawan di Gedung Putih, Presiden AS itu mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Musk.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X