Fadli Zon Buka Suara Mengenai Tambang Nikel di Raja Ampat, Tekankan Investasi Tak Boleh Ganggu Situs dan Ekosistem Alam

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 11:51 WIB
Potret Menbud Fadli Zon saat menghadiri Konferensi Pers: Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2025 pada Kamis, 5 Juni 2025. (Instagram/fadlizon)
Potret Menbud Fadli Zon saat menghadiri Konferensi Pers: Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2025 pada Kamis, 5 Juni 2025. (Instagram/fadlizon)

NARASIDATA.COM - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon buka suara mengenai adanya penambangan nikel di kawasan Raja Ampat.

Seperti diketahui, selama beberapa hari terakhir ramai tentang berita aktivitas penambangan nikel di Raja Ampat.

Fadli Zon mengungkapkan bahwa seharusnya kegiatan penambangan tidak merusak alam.

Baca Juga: Kontroversi Elon Musk vs Donald Trump, Eks Penasihat Keuangan AS Itu Kini Ingin sang Presiden Dimakzulkan

“Kita harapkan jangan ada satu penambangan yang bisa merusak keindahan alam dan juga ekosistem yang saya kira sangat indah di Raja Ampat,” ujar Menbud Fadli Zon usai shalat Ied di Masjid Istiqlal, Jakarta kepada media pada Jumat, 6 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa ke depannya ada pembicaraan dengan pihak terkait mengenai penambangan yang tidak mengganggu ekosistem alam maupun situs budaya.

“Ini yang mungkin nanti harus dibicarakan, bagaimana investasi dan kegiatan-kegiatan penambangan itu jangan sampai mengganggu situs-situs bersejarah, termasuk situs yang merupakan ekosistem alam yang sudah baik terjaga selama ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Setelah Tim Garuda Lolos ke Round 4, Erick Thohir Ungkap 2 Laga Uji Coba di September 2025

Fadli Zon juga setuju dengan keputusan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menghentikan sementara penambangan nikel tersebut.

“Ya kita sangat setuju, harusnya demikian, jangan sampai itu merusak,” ucapnya.

Penambangan nikel di Raja Ampat sendiri dilakukan di bawah operasi PT GAG Nikel.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Begini 4 Cara Mengasah Pisau Agar Tetap Tajam dan Gampang untuk Memotong Daging Kurban

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia lantas memerintahkan penambangan dihentikan sementara untuk dilakukan verifikasi lapangan.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X