Naikkan Status ‘Siaga 1’ Tuk WNI di Iran, Menlu Sugiono: Target Israel Bukan Hanya Militer tapi Juga Sipil

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 20 Juni 2025 | 08:12 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. (Instagram.com/@sugiono_56)
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. (Instagram.com/@sugiono_56)

NARASIDATA.COM - Serangan Israel ke berbagai wilayah di Iran menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian publik internasional, termasuk para Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Negeri Republik Islam itu.

Sebelumnya diketahui, terdapat 380 WNI yang kini tengah berada di Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun telah menyatakan pihaknya terus memantau para WNI tersebut. 

Terkini, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono telah menaikkan tingkat kewaspadaan WNI di Iran dari siaga 2 menjadi siaga 1 pada hari ini, Kamis, 19 Juni 2025.

Baca Juga: Konflik Iran vs Israel Memanas, Trump Sebut Khamenei Target Mudah dan Mengaku Tahu Tempat Persembunyiannya

Sugiono mengklaim, pertimbangan itu diambil setelah kondisi wilayah pusat kota di Iran yang kian memanas akibat Israel yang mengincar berbagai fasilitas militer hingga stasiun televisi di Iran.

"Yang disasar juga bukan saja target-target militer, tapi juga target-target sipil," ujar Sugiono kepada awak media di St. Petersburg, Rusia, pada Kamis, 19 Juni 2025. 

"Maka saya memutuskan untuk meningkatkan Level kesiagaan di kedutaan Teheran Dari level siaga 2 menjadi siaga 1 di Teheran," imbuhnya.

Baca Juga: Ingar Konflik Iran vs Israel, Kemlu RI Kini Klaim 580 WNI Terjebak di Kota Qom hingga Rafah

Lebih lanjut, Sugiono menegaskan pihaknya telah menyampaikan kepada Kedutaan Besar RI di Teheran agar bersiap, apabila perlu dilakukan evakuasi terhadap WNI di Iran.

"Saya sudah menyampaikan kepada jajaran kementerian luar negeri Dan kedutaan besar Republik Indonesia di Teheran, untuk melakukan asesmen terhadap rencana dan kemungkinan-kemungkinan evakuasi WNI," terangnya.

"Mulai malam ini kita juga lagi mengkomunikasikan terus pada seluruh WNI yang ada di Iran untuk selalu menjalin komunikasi yang dekat dan erat dengan Kedutaan RI," tegas Sugiono.

Baca Juga: Terbit Aturan Baru Tuk ASN: Boleh WFA, Plus Jam Kerjanya Fleksibel

Perihal rencana evakuasi, Sugiono menyebut proses evakuasi hanya bisa dilakukan melalui jalur darat saja karena akses udara di Iran kini sedang ditutup imbas konflik dengan Israel.

"Tidak bisa, pesawat tidak bisa ke sana, satu-satunya (evakuasi) jalur darat," tukasnya.***

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X