Viral Pembagian MBG Masih Bahan Mentah di Tangsel, Kepala BGN: Belum Ada Kebijakan Seperti Itu

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 20 Juni 2025 | 15:04 WIB
Potret Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan tentang menu MBG dibagikan mentah. (Instagram/badangizinasional.ri)
Potret Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan tentang menu MBG dibagikan mentah. (Instagram/badangizinasional.ri)

NARASIDATA.COM - Muncul kontroversi baru terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah dimulai sejak 6 Januari 2025 itu.

Baru-baru ini, tengah viral di media sosial mengenai pembagian menu MBG namun dalam bentuk bahan mentah di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) untuk 5 hari sekaligus.

Di foto yang beredar tersebut, menu yang dibagikan berupa buah-buahan, kacang, beras, telur puyuh, dan ikan asin.

Baca Juga: Ibunda Ronald Tannur Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Hakim, Terbukti Bayar Miliaran untuk Vonis Bebas Anaknya

Pembagian menu MBG berupa bahan mentah itu disinyalir untuk pelaksanaan program selama masa libur sekolah.

“Belum ada kebijakan BGN seperti itu (memberikan menu MBG bahan mentah),” ujar Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dalam keterangan resminya di Jakarta pada Kamis, 19 Juni 2025.

Ia menyatakan bahwa petunjuk teknis pelaksanaan MBG selama libur sekolah masih dalam tahap penyusunan.

Baca Juga: Dalang Suap Vonis Bebas Ronald Tannur Terungkap: Eks Pejabat MA Zarof Ricar Divonis 16 Tahun Penjara

Menurut keterangannya, penyusunan dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek, termasuk dengan skema kehadiran siswa di sekolah dan pemberian asupan gizi.

Dadan menambahkan bahwa penyusunan kebijakan MBG dalam periode libur sekolah ini, pihaknya sudah meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk survei langsung ke sekolah.

Hal tersebut dilakukan agar mengetahui jadwal dan intensitas kehadiran siswa di sekolah.

Baca Juga: Terbongkar Suap Hakim Rp4 Miliar Demi Vonis Bebas Ronald Tannur, Pengacaranya Divonis 11 Tahun

Dadan menegaskan jika siswa masih hadir ke sekolah, menu MBG tetap dimasak untuk bisa segera dikonsumsi.

“Jika siswa masih bisa datang ke sekolah, maka MBG akan diberikan dalam bentuk fresh food dan siswa juga bisa dibekali makanan tahan lebih lama seperti telur, buah, dan susu untuk 1 atau 2 hari ke depan,” terangnya.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X