Presiden Prabowo Pastikan Pemeriksaan Kasus Brimob Dilakukan dengan Cepat dan Transparan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 1 September 2025 | 13:30 WIB
Presiden Prabowo memastikan pemeriksaan kasus Brimob dilakukan cepat dan transparan. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo memastikan pemeriksaan kasus Brimob dilakukan cepat dan transparan. (Youtube/Sekretariat Presiden)

NARASIDATA.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya transparansi dalam proses pemeriksaan terkait insiden yang melibatkan tujuh anggota Brimob dan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan. 

Dalam pernyataannya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025, Presiden meminta agar penyelidikan dilakukan secara cepat dan terbuka sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya proses dengan jelas.

"Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan," kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana.

Baca Juga: Terimbas Demo di Jakarta, 12 KA Jarak Jauh Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara 

Ia menambahkan bahwa kecepatan dan keterbukaan sangat penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. 

"Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik," tegasnya.

Sebelumnya, Polri melalui Kadiv Propam Irjen Abdul Karim menyampaikan bahwa pemeriksaan awal telah dilakukan terhadap tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis (rantis) saat peristiwa berlangsung. 

Baca Juga: BBM SPBU Swasta Masih Kosong Meski Kuota Impor Tambah 10 Persen, Bahlil: Silakan Beli di Pertamina

Hasil pemeriksaan menyatakan ketujuhnya terbukti melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri. 

"Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian," ujar Irjen Karim kepada awak media di Mabes Polri, Jumat 29 Agustus 2025 lalu.

Penegasan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan. 

Baca Juga: BPH Migas Cari Ketua-Anggota Komite Baru, DPR Bakal Seleksi 18 Nama Usulan Prabowo

Dengan langkah ini, diharapkan penyelesaian kasus bisa memberi kepastian dan menjaga rasa keadilan masyarakat.

Kasus ini sekaligus menjadi momentum bagi aparat untuk terus memperkuat disiplin, profesionalisme, serta transparansi dalam menjalankan tugas. 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X