Haru Wisuda Tahfidz Quran di Solok Selatan, 2.054 Anak jadi Mutiara Qur’ani

Photo Author
Azis Aspia Mukholik, Narasi Data
- Sabtu, 6 September 2025 | 13:02 WIB
Haru Wisuda Tahfidz Quran di Solok Selatan, 2.054 Anak jadi Mutiara Qur’ani
Haru Wisuda Tahfidz Quran di Solok Selatan, 2.054 Anak jadi Mutiara Qur’ani

NARASIDATA.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya pada pembangunan berbasis iman dan akhlak melalui program unggulan Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz Quran. Program ini telah melahirkan ribuan hafidz setiap tahun dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Sabtu, 6 September 2025 sebanyak 2.054 santri kembali diwisuda dalam Wisuda Akbar Tahfidz Quran II di GOR RimboTangah. Bupati Khairunas menegaskan, program ini sejalan dengan visi daerah. Wisuda Akbar Tahfidz Quran II mengangkat tema "Generasi Qur’ani, Menyatukan Hati, Memajukan Negeri".

“Dalam kerangka visi 'Makin Maju dan Sejahtera' kita harus berani mengambil langkah besar untuk mencapai kesuksesan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Merah Putih Berkibar di Atas Rumah Gadang: Cara Unik Wisatawan Rayakan Kemerdekaan di Solok Selatan 

Program yang digagas sejak empat tahun lalu kini membuahkan hasil nyata. Hingga 2025, tercatat berdiri 462 rumah tahfidz yang tersebar di seluruh kecamatan. Dari jumlah itu, 243 merupakan binaan pemerintah dan 219 dikelola mandiri oleh masyarakat.

Sekdakab Solok Selatan, Syamsurizaldi menyebut peningkatan peserta wisuda menjadi bukti keberhasilan program. “Wisuda pertama pada 2024 diikuti 1.514 santri. Tahun ini jumlahnya melonjak menjadi 2.021 santri dengan didampingi 33 guru, sehingga total 2.054 orang,” katanya.

Kepala Kemenag Solok Selatan, Fitriyoni menyebut program ini sebagai teladan yang patut dipertahankan. “Wisuda dan peringatan tahfidz ini harus menjadi momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT demi terwujudnya Solok Selatan yang makmur. Semoga Solok Selatan menjadi lebih maju dan lebih sejahtera,” ucapnya.

Dengan capaian ini, program tahfidz tidak hanya memperkuat fondasi spiritual masyarakat, tetapi juga menjadi inovasi daerah yang berbeda dari kabupaten lain di Sumatera Barat.

Bagi pemerintah daerah, keberhasilan rumah tahfidz adalah investasi jangka panjang untuk membangun Solok Selatan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga sejahtera dalam iman.

Penceramah, Buya Ristawardi, turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah. 

“Melalui program unggulan Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz, saya melihat ini satu-satunya yang berjalan konsisten di Sumatera Barat. Ini patut dijaga dan diteruskan,” ujarnya. ***

 

Editor: Azis Aspia Mukholik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X