Harapan Aktivis pada Anggota DPR RI Periode 2024-2029 yang Dilantik: Jangan Menjadi Dewan Pekerja Partai

Photo Author
Adithya Nurcahyo, Narasi Data
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 09:18 WIB
Kolaserasi foto Hendra Malik dan ilustrasi ruang sidang perwakilan rakyat (Pexels/Czapp Árpád)
Kolaserasi foto Hendra Malik dan ilustrasi ruang sidang perwakilan rakyat (Pexels/Czapp Árpád)

 

NARASIDATA.COM - Sebanyak 580 wakil raykat yang akan bertugas di DPR RI periode 2024-2029 akan dilantik hari ini, Selasa, 1 Oktober 2024.

Ditetapkan oleh KPU sebanyak delapan partai dari 18 partai peserta Pemilu 2024 memenuhi ambang batas parlemen.

Partai-partai tersebut adalah Gerinda, Golkar, PDIP, PAN, PKB, PKS, Demokrat dan NasDem.

Kedelapan partai tersebut memperoleh kursi DPR RI periode 2024-2029 dengan rincian sebagai berikut:

1. PDI Perjuangan 110 kursi
2. Partai Golkar 102 kursi
3. Partai Gerindra 86 kursi
4. Partai NasDem 69 kursi
5. PKB 68 kursi
6. PKS 53 kursi
7. PAN 48 kursi
8. Partai Demokrat 44 kursi

Baca Juga: Ironi Seorang Anak yang Dipenjara Akibat Dakwaan Membunuh Ayahnya, Ini Hal yang Dapat Dijadikan Pelajaran

Dari 580 orang legislator yang terpilih, sembilan di antaranya berasal dari dapil Jabar III (Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor).

Hendra Malik, salah seorang aktivis Jawa Barat memiliki pesan khusus untuk para wakil rakyat yang hari ini dilantik.

"Pertama saya ucapkan selamat kepada para legislator terpilih yang akan dilantik, dan semoga acara pelantikan anggota DPR RI berlangsung sukses," kata Hendra.

Ia menyebut bahwa rakyat menggantungkan banyak harapan di pundak para wakil rakyat yang baru dilantik.

"Semoga para wakil rakyat itu betul-betul menjalankan tugasnya sebagai penyambung lidah dan tidak mengabaikan masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: Ramai Sorotan Coach Shin Soal Penampilan Jens Raven Bersama Timnas U-20, Potensi Gabung Skuad Utama hingga Bukti Ketajamannya

Hendra juga memiliki harapan kepada DPR dan MPR yang akan dilantik bisa lebih menyerap aspirasi masyarakat dengan maksimal.

"Pasalnya masih banyak masyarakat bawah yang mengeluh susahnya mendapatkan subsidi pupuk, pertanian, bantuan sosial yang tidak tepat sasaran dan biaya pendidikan yang kian meningkat," ucap Hendra.

Halaman:

Editor: Adithya Nurcahyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X