NARASIDATA.COM - Peristiwa jebolnya dinding penangkaran buaya di daerah Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur tak hanya membuat heboh warga setempat, tapi juga jagat maya.
Pasalnya pada penangkaran buaya yang dinding temboknya jebol tersebut terdapat tak kurang dari 80 ekor buaya.
Diketahui bahwa buaya tersebut milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang dititipkan di penangkaran milik warga bernama Fujianto.
Baca Juga: Asal-Usul 80 Ekor Buaya Milik BKSDA yang Kabur, Disita dari Penangkaran Milik Warga
Menurut Fujianto atau dikenal dengan panggilan Koh Nuyan, buaya lepas dari penangkarannya pada saat hujan deras pada Rabu, 2 Oktober 2024, malam hari.
Namun Nuyan sendiri tidak dapat memastikan ada berapa jumlah buaya yang berhasil melewati dinding tembok yang jebol tersebut.
Baca Juga: Tembok Penangkaran Berisi 80 Ekor Buaya di Cianjur Jebol, Beberapa Ekor Lepas ke Lahan Warga
Hebohnya peristiwa ini membuat sejumlah warganet membicarakannya di sosial media X.
"Warga Cianjur dihebohkan dengan buaya milik BKSDA yang dititipkan di kolam milik Fujianto ,sebagian lepas ke aliran sungai pemukiman warga pas Hujan Deras (2/10). Total ada 80 ekor buaya di kolam milik Fujianto, Yang baru ketangkap 8 ekor," kata akun @Heraloebss pada unggahannya.
"Siapa yg harus bertanggung jawab atas hal ini?" tutur akun @hadilocoboy.
Baca Juga: Soal Lepasnya Buaya dari Penangkaran di Cianjur, Dede Inoen: Aman, Gak Bakalan Jauh
"Dilepas ke warga yang tidak punya tempat penangkaran yang aman dan layak. Gila ya BKSDA," ujar akun @herman_chou73.
"Ada2 aja kelakuan orang, orang mah nitip sendal ini nitip buaya 80 ekor ditengah pemukiman warga, otaknya dimana?" kata akun @Discodarurat.
Bahkan ada netizen yang mencari lokasi penangkaran tersebut pada Google Maps.