news

Seruan BEM SI: Aksi Puncak 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta, Istana Negara Dijaga Ketat Personel Gabungan hingga Opsi Alih Arus Lalu Lintas

Jumat, 21 Februari 2025 | 11:35 WIB
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang digelar BEM SI di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. (X.com/@barengwarga)

"Ketika rakyat diam, kebenaran terancam. Ketika penguasa tak terbantahkan, keadilan semakin jauh," ungkap BEM SI. 

"Dari anggaran yang tak tepat, program makan bergizi yang bermasalah, hingga langkanya gas LPG, masalah terus menumpuk, tapi perjuangan tak pernah berhenti," tandasnya.

9 Poin Tuntutan di Puncak Aksi 'Indonesia Gelap'

Baca Juga: Prabowo Ambil Sumpah 6 Pejabat Baru untuk Bergabung di Kabinet Merah Putih, Reshuffle di Hari ke-122 Kepemimpinannya

Dalam puncak demonstrasi 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025, terdapat sembilan poin tuntutan yang di bawa BEM SI:

  1. Kaji ulang Inpres Nomor 1 Tahun 2025
  2. Transparansi status pembangunan dan pajak rakyat
  3. Evaluasi besar-Besaran Makan Bergizi Gratis
  4. Tolak Revisi UU Minerba yang bermasalah
  5. Tolak Dwifungsi TNI
  6. Sahkan RUU Perampasan Aset
  7. Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional
  8. Tolak impunitas dan tuntaskan HAM berat
  9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan Prabowo

588 Personel Gabungan Siap ‘Amankan’ Aksi Mahasiswa

Baca Juga: Lolly Muncul di Konten Youtube Nikita Mirzani, Momen Pertemuan Ibu dan Anak yang Sempat Berkonflik

Dalam kesempatan berbeda, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombe Susatyo Purnomo Condro menuturkan pihaknya telah menurunkan 588 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi puncak 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta.

"Pengamanan unjuk rasa 588 personel gabungan," tegas Purnomo kepada wartawan di Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Purnomo mengatakan, personel akan disebar pada sekitar bundaran Patung Kuda Monas hingga di kawasan Istana Negara. 

Baca Juga: Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Berulang Kali untuk Memasak, Wanti-wanti dari Prabowo dalam Pelaksanaan MBG

Terkait aksi puncak 'Indonesia Gelap' ini, rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pun bersifat situasional.

"Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di sekitaran bundaran Patung Kuda Monas itu massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan Istana akan dialihkan," terang Purnomo.

Purnomo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif. 

Baca Juga: Kilas Balik Kasus Royalti Lagu Agnez Monica vs Ari Bias, dari sang Komposer yang Merasa Keberatan hingga HWG Sempat Terseret Kasus Ini

Halaman:

Tags

Terkini