"Aku mau membacakan puisi yang baru tak tulis tadi pagi, judulnya: Taek!" kata salah satu orator yang membacakan puisi di depan DPRD Jatim, pada Jumat, 21 Februari 2025.
Selain orasi juga menampilkan aksi teatrikal puisi lainnya yang menggambarkan kondisi tanah air saat ini.
"Boleh tidak kami berteduh di dalam gedung?" teriak salah satu orator dalam aksi teatrikal puisi di depan gedung DPRD Jatim.
Dalam aksi itu, mereka juga menuntut mengesahkan RUU pro rakyat, tolak UU anti rakyat, evaluasi kebijakan yang merugikan rakyat dan batalkan keberpihakan yang membahayakan demokrasi.***