Vatikan bahkan mengabarkan jika Paus sempat melakukan panggilan telepon dengan pastor paroki Gaza.
Dilaporkan bahwa Paroki Keluarga Kudus di Gaza telah mengirimkan sebuah video dan Paus menelepon untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka.
Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya pada orang-orang yang telah berkumpul untuk mendoakan kesehatannya.
Rawat Inap Terlama Paus Fransiskus Sejak Pengangkatan Dirinya
Paus memiliki riwayat masalah paru-paru, karena sebagian paru-parunya telah diangkat pada masa mudanya.
Usianya yang sudah lanjut dan komplikasi kesehatan sebelumnya membuat infeksi ini mengkhawatirkan menurut para ahli.
Tim medis yang merawat Paus Fransiskus telah memperingatkan potensi terjadinya sepsis.
Ini adalah infeksi darah parah yang dapat berkembang menjadi komplikasi pneumonia dan masih menjadi ancaman besar bagi kesehatan Paus Fransiskus.
Sejauh ini kondisi Paus Fransiskus belum menunjukkan tanda-tanda sepsis tersebut dan tidak ada update terbaru dari Vatikan mengenai hal itu.
Baca Juga: Kepala Daerah yang Tumbang Saat Retret Dibawa ke RSU Tidar, Wamendagri juga Sebut Ada yang Pulang
Paus Fransiskus sendiri dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma sejak Jumat, 14 Februari 2025 dan ini menjadi rawat inap terlamanya sejak terpilih sebagai Paus pada Maret 2013.
Paus Fransiskus Membatalkan Semua Acara Demi Pemulihan Kesehatan
Jadwal Paus Fransiskus sebenarnya sudah pada dan semakin intensif sejak dimulainya Jubilee 2025 pada bulan Desember, tahun iman, penebusan dosa dan pengampunan dosa yang berlangsung setiap seperempat abad.