news

Banjir Genangi RSUD Bekasi: Rendam Alat Kesehatan yang Butuh Sumber Listrik

Rabu, 5 Maret 2025 | 20:35 WIB
Potret RSUD Kota Bekasi yang terendam banjir pada Selasa, 4 Maret 2025. (Instagram.com/@rsudcambekasi)

NARASIDATA.COM - Insiden banjir menggenangi area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi menyoroti banjir yang menggenangi area rumah sakit menyebabkan sejumlah fasilitas tidak memadai karena membutuhkan sumber listrik.

Di sisi lain, Kusnanto menyebut pihaknya khawatir terjadi korsleting listrik apabila terdapat fasilitas bagi pasien kritis di RSUD Kota Bekasi.

Baca Juga: Terdampak Banjir, Direktur RSUD Chasbullah Bekasi Cemaskan Kondisi Pasien Akibat Fasilitas Rumah Sakit yang Belum Memadai

Adapun layanan yang terdampak banjir ialah MRI, CT Scan, Cath lab, HD, dan layanan IRM yang menggunakan alat dengan sumber daya listrik. Sementara seluruh layanan lain berjalan normal.

Kusnanto menyebut beberapa pelayanan juga ditiadakan akibat pemadaman listrik seperti MRI, CT Scan, cath lab dan hemodialisis.

"Panel listrik dipadamkan karena khawatir terjadi korsleting," ungkap Kusnanto melalui cuplikan video Instagram RSUD Kota Bekasi @rsudcambekasi, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Baca Juga: Bukan Curah Hujan, Pramono Anung Justru Soroti Genangan Banjir DKI Gegara Air Kiriman dari Wilayah Hulu

Dalam video yang beredar di media sosial (medsos), tampak genangan air masuk ke dalam ruangan RSUD Kota Bekasi sehingga pasien harus dievakuasi.

Kusnanto juga menuturkan insiden banjir menyebabkan kelumpuhan listrik terutama di gedung E dan F. 

"RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid juga ikut terdampak oleh banjir," tegas Kusnanto.

Baca Juga: Viral RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir: Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi

Di sisi lain, Kusnanto juga mencemaskan kondisi banjir yang memasuki area fasilitas rumah sakit dapat mengganggu kenyamanan pasien.

Hal itu lantaran fasilitas RSUD Kota Bekasi itu hingga kini masih belum memadai untuk kembali digunakan karena membutuhkan sumber daya listrik.

Halaman:

Tags

Terkini