news

Sebut Subsidi Gas Melon Capai Rp87 T, Menteri Bahlil Soroti Ada Mafia Nakal yang Tak Mau Jual Murah

Selasa, 11 Maret 2025 | 08:10 WIB
Potret Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

NARASIDATA.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan gas subsidi Elpiji 3 kilogram atau juga disebut Gas Melon harus tepat sasaran bagi warga RI.

Bahlil menyebut pihaknya hendak menata pendistribusian LPG 3 kilogram sampai ke tangan masyarakat dengan harga yang murah. 

Di sisi lain, Menteri ESDM itu justru menyoroti adanya mafia yang tidak ingin rakyat dapat harga Gas Melon secara murah.

Baca Juga: ‘Sunat’ Minyakita Jadi 0,75 Liter, Produsen Beri Alasan Kecurangan: HET Pemerintah di Bawah Biaya Produksi

"Sekarang saya lagi mau tata agar yang nakal-nakal ini tidak boleh lagi terjadi," sebut Bahlil di Pondok Pesantren Darut Tauhid, Purworejo, Jawa Tengah, pada Senin, 10 Maret 2025.

"Cuma kalau kita mau tata ada oknum-oknum mafia yang tidak ingin untuk rakyat dikasih harga murah. Maunya mahal-mahal saja," lanjutnya.

Terkait hal itu, Bahlil menuturkan negara sudah begitu besar memberikan subsidi untuk LPG yang nilainya mencapai Rp87 triliun. 

Baca Juga: Inilah 3 Perusahaan Pelaku ‘Penyunatan’ Minyakita yang Terancam Ditutup Oleh Mentan, Jual Tidak Sesuai Takaran

Ketum Partai Golkar itu juga menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah tegas meminta agar seluruh subsidi tepat sasaran.

"Kami menteri-menteri ini ditugaskan oleh Presiden Prabowo untuk meluruskan, agar semua subsidi itu sampai ke rakyat," terang Bahlil.

Selain itu, Bahlil menerangkan ketidaksesuaian harga penjualan Gas Melon dan kasus korupsi tata kelola minyak di Pertamina merupakan wujud nyata pemerintah memperbaiki distribusi subsidi agar tepat sasaran.

Baca Juga: Update Bencana Banjir di Grobogan Jateng: Akibat Luapan Sungai Tuntang yang Sudah 4 Kali Jebol di 2025

"Pernah dengar kasus LPG? Pernah dengar siapa itu menterinya? Pernah dengar kasus Pertamax minyak siapa menterinya?" tanya Bahlil. 

"Ini semua dalam rangka kita menjalankan ikhtiar agar seluruh subsidi yang punya rakyat itu harus sampai ke tangan rakyat. Tidak boleh dikorupsi oleh siapa-siapa, itu tujuannya, itu tujuannya," tandasnya.***

Tags

Terkini