news

Terungkap Beras Medium Dilabeli dan Dijual Sebagai Beras Premium, Begini Cara Mudah Membedakannya Agar Tidak Tertipu

Jumat, 28 Maret 2025 | 07:19 WIB
Foto beras - cara membedakan beras premium dan medium. (Instagram/perum.bulog)

NARASIDATA.COM - Praktik curang komoditas pangan yang beredar di masyarakat kembali terkuak.

Setelah heboh kasus repacker nakal yang mengurangi volume minyak goreng MinyaKita, kini oknum pelaku usaha juga berbuat curang di sektor beras.

Terbukti bahwa ada praktik curang membuat beras medium menjadi beras premium dengan cara menipu.

Baca Juga: Imbas Kontroversinya, Fan Meeting Kim Soo-hyun di Taiwan Batal, Sempat Muncul Rumor Bakal Dikawal 50 Polisi Setempat

Praktik ini diungkap oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengaku telah melakukan uji sampel.

“Kami ke beberapa tempat, kami sudah ambil sampelnya, kami cek, ternyata isinya medium, tapi tulisnya premium,” kata Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta pada Rabu, 26 Maret 2025.

“Itu merugikan masyarakat, merugikan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Meleset dari Perkiraan, Melly Goeslaw Mengaku Sempat Mengira Salah Satu Lagu Hitsnya Ini Dapat Royalti Besar: Ternyata Populer di Jaksel Aja

Pasalnya, rakyat dibohongi dengan beras yang dilabeli premium ternyata berisi beras medium.

Sehingga rakyat yang telah mengeluarkan uang lebih banyak untuk berharap mendapat beras kualitas baik, menjadi dirugikan.

“Sampaikan ke semua pengusaha, jangan medium dialihkan menjadi premium, isinya medium, tapi tulisnya premium karena kami sebentar lagi akan cek seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Di Tengah Polemik Royalti, Melly Goeslaw Ungkap Terima Pembayaran Lagunya: Lagi Selonjoran Nonton TV Dapat Transferan dari LMK

Untuk menghindari jadi korban curang beras premium abal-abal ini, ada beberapa tips untuk membedakannya dengan beras premium asli.

Pada beras premium dan beras medium keduanya memiliki derajat sosoh (terlepasnya kulit ari pada beras) yang sama,yaitu sebesar 95%, dengan kadar air maksimal sebanyak 14%. 

Halaman:

Tags

Terkini