news

Mana Dulu yang Didahulukan? Qadha Puasa Ramadan atau Puasa Syawal?

Selasa, 1 April 2025 | 13:17 WIB
Ilustrasi wanita membayar Qadha dulu atau Puasa Syawal? (Freepik/Freepik)

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Ikut Komentari Dugaan Settingan Hilangnya Rendang di Palembang: Memang Rendang Konspirasi

Hal ini, menurut beliau, juga lebih cepat membebaskan seseorang dari kewajiban mengganti puasa.

Ibnu Rajab mengatakan:

مَنْ كَانَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ فَلْيَبْدَأْ بِقَضَائِهِ فِي شَوَّالٍ فَإِنَّهُ أَسْرَعُ لِبَرَاءَةِ ذِمَّتِهِ، وَهُوَ أَوْلَى مِنَ التَّطَوُّعِ بِصِيَامِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ  

Baca Juga: Titiek Puspa Alami Pecah Pembuluh Darah dan Harus Dioperasi, Pihak Rumah Sakit Ungkap Dugaan Kelelahan

Barangsiapa memiliki utang puasa dari bulan Ramadhan, maka segeralah untuk menggantinya di bulan Syawal, karena hal itu lebih cepat membebaskan dirinya dari tanggungannya. Ini lebih utama daripada melakukan puasa sunnah enam hari di Syawal” (Ibnu Rajab, Lathaiful Ma'arif fima li Mawasimil 'Am minal Wazhaif, halaman 244).

Lebih lanjut, Imam Ibnu Rajab menjelaskan bahwa orang yang melakukan puasa Syawal sementara masih memiliki utang puasa Ramadan tidak akan memperoleh pahala puasa sunnah, karena anjuran puasa Syawal hanya berlaku bagi mereka yang telah melaksanakan puasa Ramadan dengan sempurna.

Kesimpulannya, bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadan, lebih baik untuk mendahulukan mengganti puasa Ramadan setelah Idul Fitri, baru kemudian melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. 

Baca Juga: 5 Jokes Bapak-bapak yang Lucu nan Menggelitik Perut untuk Mencairkan Suasana di Momen Lebaran 2025

Semoga kita termasuk golongan yang beruntung, yang memperoleh pahala puasa setahun penuh.***

Halaman:

Tags

Terkini