news

Mengenang Titiek Puspa, Tokoh Seniman yang Gaungkan Seni Musik Indonesia di Tengah Demam Musik Barat Era 60an

Sabtu, 12 April 2025 | 10:20 WIB
Potret musisi legendaris Tanah Air, Titiek Puspa yang berpulang ke sisi-Nya pada Kamis, 10 April 2025. (Instagram.com/@prabowo)

NARASIDATA.COM - Industri seni hiburan Tanah Air tengah berduka usai berhembus kabar wafatnya musisi legendaris Indonesia, Titiek Puspa di usia 87 tahun pada Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB.

Presiden RI, Prabowo Subianto turut mengenang kiprah Titiek Puspa bagi industri seni budaya Tanah Air.

Bahkan, Prabowo dengan tegas menyebut Titiek Puspa memiliki semangat tinggi untuk berkarya sebagai seniman Indonesia.

Baca Juga: Pilu Calon Istri usai Kekasihnya Tewas dalam Kecelakaan Mobil Rombongan Umroh di Gresik: Dia Bilang, 'Aku Berangkat'

"Dedikasi dan semangat beliau dalam berkarya akan selalu menjadi inspirasi," tutur Prabowo melalui akun Instagram resminya @prabowo, pada Jumat, 11 April 2025.

"Terkhusus (inspirasi) bagi para seniman dan generasi penerus bangsa," tambahnya.

Terkait hal itu, dulu Titiek Puspa pernah menjadi wajah seni tradisional Indonesia di era Presiden RI ke-1, Soekarno.

Baca Juga: Pesan Menyentuh Titiek Puspa yang Baru Terungkap Setelah Wafat, Ada Hubungannya dengan Generasi Muda Tanah Air

Kala itu, Titiek Puspa menjadi salah satu pengisi vokal bersama musisi kenamaan lainnya, yakni Bing Slamet, Nien Lesmana, Munif A. Bahasuan dalam grup musik gagasan Soekarno, The Lensoist.

Grup musik itu dibuat sebagai bukti Keseriusan Soekarno dalam membesarkan lenso sebagai tandingan tren musik dan tari dari budaya Barat.

Sebagaimana diketahui, pada era 1950-an dan 1960-an, musik rock-n-roll dan pop berkembang subur di negara-negara Barat. 

Baca Juga: Daftar Korban Kecelakaan Maut Mobil Rombongan Umroh vs Bus Rajawali Indah di Gresik, Jatim: 7 Orang Tewas, 2 Luka

Lirik lagu penggambaran kehidupan cinta masa muda serta irama petikan gitar rancak yang memancing pendengarnya untuk berdansa membuat genre musik ini digandrungi oleh para remaja pada masa itu.

The Lensoist juga kerap diikutsertakan dalam lawatan kenegaraan Soekarno ke berbagai negara untuk menggelar pertunjukan musik lenso dalam rangka memperkenalkan identitas budaya Tanah Air. 

Halaman:

Tags

Terkini