news

Petty Ceritakan Titiek Puspa Pernah Sakit Sebulan Gegara Lihat Warga Indonesia 'Berantem' di TV

Kamis, 17 April 2025 | 08:06 WIB
Potret Petty Tunjungsari (kiri) yang menangis saat menceritakan momen bersama almarhumah ibunda Titiek Puspa (kanan). (YouTube.com / TRANS7 OFFICIAL - Instagram.com/@titiekpuspa_official)

NARASIDATA.COM - Anak Titiek Puspa, Petty Tunjungsari menceritakan momen kebersamaan dengan sang almarhumah ibundanya yang kini telah wafat pada 10 April 2025 lalu.

Petty bercerita, Titiek Puspa adalah sosok yang suka bercanda namun juga kerap menyimpan kesedihannya sendiri.

Mendengar hal itu, pembawa acara Irfan Hakim bertanya tentang momen kesedihan terberat yang pernah dialami almarhumah Titiek Puspa kepada Petty.

Baca Juga: Pihak Klinik Akui Sempat Ada Keluhan dari Pasien, Ungkap Dokter Kandungan yang Viral Sudah Berhenti Praktik

"Dia itu sedih kalau lagi apa?" tanya Irfan Hakim ke Petty dalam program TV FYP Trans 7 yang dikutip pada Rabu, 16 April 2025.

Anak Titiek Puspa itu kemudian menyebut, Titiek Puspa pernah sedih saat melihat di televisi terkait banyaknya warga Indonesia yang saling bersitegang dan berseteru.

"Dia itu sedih, kalau lihat di televisi melihat warga Indonesia itu berantem," terang Petty.

Baca Juga: Ingar Dugaan Dokter Obgyn Lecehkan Pasien di Garut, Dedi Mulyadi ke IDI: Cabut Izin, Jangan Lama

Petty menceritakan Titiek Puspa saat itu pernah sakit selama satu bulan saat momen kerusuhan era reformasi tahun 1998. 

Kala itu, Titiek Puspa menyendiri dan kerap bertanya-tanya tentang warga Indonesia kala itu yang saling pukul.

"Dia pernah sakit sebulan. Tahun 1998, waktu chaos era reformasi, dia bisa sakit sebulan, sampai dia menyendiri, padahal kami tidak tahu ini sakit apa," ungkap Petty.

Baca Juga: Kemenkes Tindak Tegas Dokter Kandungan yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Garut, STR Bakal Dinonaktifkan Sementara

"Karena apa? karena saking sedihnya melihat warga Indonesia berantem, itu karena saking cintanya Titiek Puspa ke Indonesia," tambahnya.

Petty menuturkan kala itu Titiek Puspa menyendiri pada sebuah perahu di laut, dan enggan menanggapi orang-orang di sekitarnya.

Halaman:

Tags

Terkini