news

Korban Pelecehan Seksual Mencapai Ratusan, Dokter Iril Mengincar Ibu Hamil Trimester 2 dan 3

Jumat, 18 April 2025 | 16:32 WIB
Korban Pelecehan Seksual Dokter Iril Ternyata Ratusan. (x.com/dramatiktokid)

"Saya awal kena (pelecehan) juga. Tapi cuma beberapa minggu. Mepet-mepet saya sampai chat rutin nunggu saya pulang sampai saya gak berani pulang karena ditungguin dia di depan RS," ungkapnya.

Namun, saat dokter Iril mengetahui bahwa dirinya memiliki latar belakang sebagai asisten dokter spesialis kandungan senior di Garut, sang dokter tak lagi berani mendekatinya.

"Setelah dia tahu saya kenal dan pernah menjadi asisten di dr spog senior di Garut, dia tidak berani lagi mendekati saya," katanya.

Baca Juga: Dilecehkan Oleh Dokter Saat Rawat Inap Sendiri di Rs Swasta Malang, Korban Lakukan Tindakan Tegas

Ia menambahkan, sejumlah dokter lain juga sempat memperingatkan dirinya agar waspada terhadap Iril. 

Menurutnya, sebagian besar kasus pelecehan justru terjadi di klinik, bukan di rumah sakit.

"Untuk di RS tidak terlalu banyak kasus kepada pasien," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Lakukan Kekerasan pada Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Mengaku Tidak Ada Keterlibatan

Namun berbeda dengan di klinik. Di sana, menurut pengakuannya, hampir seluruh pasien menjadi korban pelecehan.

"Hampir semua pasien," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Iril memiliki pola dalam memilih korban. Perempuan hamil di trimester kedua dan ketiga menjadi target utama.

Baca Juga: Dapat Aduan Kekerasan dari Pemain Sirkus di Taman Safari, Kementerian HAM Lakukan Langkah Ini

"Terutama yang hamil trimester 2 dan 3. Karena kalau trimester 1 tidak akan ada kesempatan untuk tangan ke arah atas perut dekat dada," ujarnya menjelaskan.

Modusnya pun nyaris selalu sama: membangun kedekatan lewat media sosial dan pesan pribadi. 

Diawali dengan obrolan ringan, sang dokter akan berusaha menarik perhatian para pasien.

Halaman:

Tags

Terkini