NARASIDATA.COM - Sejumlah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur, Jawa Barat merasakan mual dan muntah usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 21 April 2025.
Salah satu dari belasan siswa yang diduga keracunan makanan tersebut bahkan sempat pingsan di sekolah.
"Saya dapat laporan anak saya pingsan di sekolah karena masuk angin, tapi ternyata gejalanya seperti keracunan makanan," ujar salah satu orang tua yang enggan disebut namanya.
Baca Juga: PAN Isyaratkan Dukung Prabowo Maju Capres di Pilpres 2029, Zulhas: Kalau Wapres Kita Bicara
Saat dihubungi Narasi Data pada Senin petang, ia tengah berada di IGD RSUD Sayang untuk mengobati sang anak yang diduga keracunan makanan tersebut.
"Ada beberapa siswa lain juga yang dibawa ke IGD Sayang dan IGD RS Bhayangkara, semuanya mengeluhkan hal yang sama, mual dan muntah-muntah, mungkin jumlahnya 20-an lebih anak," tuturnya saat dihubungi via telepon.
Orang tua siswa tersebut bahkan menyebut anaknya telah muntah-muntah lebih dari 50 kali usai diduga keracunan makanan hari ini.
Pihak sekolah belum dapat dihubungi saat berita ini diterbitkan.
"Saya dengar ada perwakilan dari pihak sekolah yang hadir di sini (RSUD), tapi saya belum bertemu," ujarnya.
Menurut info, para pelajar ini keracunan diduga usai menyantap hidangan MBG dengan menu ayam goreng, tempe, dan mie goreng sejumlah siswa alami mual, pusing, dan muntah-muntah.
Baca Juga: Minta Satu Komando, Zulhas Targetkan PAN Tembus 4 Besar di Pemilu 2029
Dilaporkan bahwa Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Kepala Kepolisian Resor Cianjur, Ajun Komisaris Besar Rohman Yonky Dilatha telah mendatangi langsung para korban di rumah sakit.
Sampai berita ini diterbitkan, dilaporkan siswa yang diduga menjadi korban keracunan makanan makin bertambah mendatangi IGD RSUD Sayang untuk mendapatkan perawatan.***